Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Eksekutif    
 
Presiden SBY
Presiden: Silahkan Rakyat Libur, Pemerintah Harus Terus Bekerja
Wednesday 26 Dec 2012 23:30:42

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono saat akan memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Kantor Presiden Jakarta, Rabu (26/12) malam.(Foto: Ist)
JAKARTA, Berita HUKUM - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) didampingi Wakil Presiden Boediono memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Kantor Presiden Jakarta, Rabu (26/12) malam.

Sidang kabinet dengan agenda utama mendengarkan laporan , presentasi, dan overview dari Menteri Koordinator Bidang Perekonomian dan Menteri Keuangan berkaitan dengan implementasi APBN tahun berjalan tahun 2012.

Sebelumnya, Presiden SBY menyampaikan Selamat Natal kepada rakyat Indonesia yang merayakan Natal 2012 , dan berharap perayaan Natal tahun ini membawa kedamaian, kebahagiaan dan keberhasilan bagi semua yang merayakannya ,dan juga bagi bangsa Indonesia.

Presiden SBY menyampaikan terima kasih kepada Kapolri dan Panglima TNI dan semua pihak yang telah bekerja keras memberikan bantuan pengamanan dan ketertiban pada rangkaian perayaan natal di seluruh tanah air.

Presiden SBY berharap pengamanan terus berlanjut sampai tahun baru 2013. “Saya memantau dan mengikuti perayaan Natal di seluruh Indonesia berjalan dengan aman, tertib dan lancar.

Alhamdulillah dan teruslah mengemban tugas negara ini untuk memberikan bantuan pengamanan dan ketertiban hingga tahun baru 2013 mendatang,” pinta Presiden.
Lebih lanjut Presiden SBY meminta rakyat Indonesia untuk memanfaatkan sebaik-baiknya waktu libur akhir tahun.

“Falsafah kita state never sleep. Negara, pemerintah harus terus bekerja, sebagaimana petugas yang bekerja di rumah sakit, di jalan-jalan pengatur lalu lintas, di tempat-tempat pelayanan publik dan sebagainya. Kita juga bertugas untuk negara kita,” tutur SBY.

Menurut rencana, Kamis (27/12) siang, Presiden SBY akan kembali memipin sidang kabinet dengan agenda mendengarkan pertimbangan dan rekomendasi dari Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) terhadap hasil kerja pemerintah selama tahun 2012.

Sekaligus rekomendasi apa yang harus dilakukan pekerjaan pemerintah utamanya kementerian/lembaga tahun 2013 mendatang.

Apa yang akan disampaikan Wantimpres, lanjut Kepala Negara, pada prinsipnya mencakup isu-isu pembangunan, ekonomi dan kesra, serta polhukam.

Presiden berharap semua peserta sidang besok mendengarkan dengan seksama.” Kalau ada kritik, ada rekomendasi, ada pengamatan yang harus kita dengar, mari kita dengar, karena tujuannya 2 tahun mendatang lebih kita lebih berhasil,” pesan Presiden SBY.

Setelah itu penyampaian pertimbangan dan rekomendasi Wantimpres, Sidang Kabinet besok akan dilanjutkan dengan observasi, evaluasi, dan rekomendasi dan evaluasi dari Kepala UKP4.

“Kepala UKP4 akan lebih menyoroti implementasi saudara-saudara kabinet dan jajaran pemerintah di dalam menjalankan kebijakan dan program pemerintahan tahun ini, sekaligus apa yang telah saudara lakukan untuk melaksanakan inpres secara baik tertulis maupun lisan,” kata Presiden SBY.(hms/wid/es/skb/bhc/rby)


 
Berita Terkait Presiden SBY
 
Presiden SBY Serahkan Dokumen 10 Tahun Pemerintahan ke Arsip Nasional
 
Bertemu 20 Netizen, Ibu Ani: Ini Sore Yang Menyenangkan
 
Presiden SBY Terima Pimpinan DPR, DPD, dan MPR-RI
 
Minggu Terakhir, Presiden SBY ‘Beberes’ Kantor
 
'Bapak Presiden dan Ibu Ani, Kami Selalu Merindukanmu…'
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain
Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak
Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]