Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Cyber Crime    
 
Prancis
Prancis 'Lakukan Mata-Mata' Seperti Amerika Serikat
Thursday 04 Jul 2013 21:10:49

Le Monde mengatakan kegiatan badan intelijen Prancis dilakukan secara diam-diam dan tidak sah.(Foto: Ist)
PRANCIS, Berita HUKUM - Surat kabar terkenal Prancis, Le Monde, mengklaim Prancis menjalankan operasi pengawasan intelijen mirip dengan program Prism Amerika Serikat untuk memata-matai komunikasi internasional.

Le Monde mengatakan telah melihat bukti yang menunjukkan badan intelijen Prancis menyadap dan mencatat jutaan panggilan telepon, pesan pendek dan surat elektronik yang dikirim dari Prancis ke negara-negara lain dan sebaliknya.

Seperti dilaporkan oleh wartawan BBC di Paris, Christian Fraser, berbagai stasiun penyadapan yang tersebar di Prancis dilaporkan menjaring milirian berkas data.

Ini dilakukan untuk memastikan siapa yang melakukan komunikasi, berapa lama komunikasi berlangsung, dari mana panggilan dilakukan dan juga berapa sering komunikasi dilakukan.

Menurut Le Monde, data itu disimpan di tiga lantai gedung markas DGSE, badan intelijen Prancis yang mengumpulkan informasi intelijen di luar negeri.

Para ahli mengatakan kumpulan data digunakan untuk membongkar jaringan teroris, tetapi juga dapat digunakan untuk kepentingan-kepentingan lain. Data juga dapat diakses oleh badan-badan intelijen dalam negeri.

Praktek ini, lapor Le Monde, dilakukan secara sembunyi-sembunyi dan tidak sah, dan keberadaannya berada di wilayah abu-abu yang seringkali digunakan oleh badan-badan intelijen di seluruh dunia.(bbc/bhc/rby)


 
Berita Terkait Prancis
 
Gereja Katedral Notre-Dame di Paris Terbakar
 
Prancis Tarik Duta Besar dari Italia, Mengapa Perseteruan 2 Negara Tetangga Ini Membesar?
 
Prancis Rusuh Lagi: 125.000 Demonstran Turun, Toko Dijarah, 1.000 Ditahan
 
Kerusuhan Prancis: Pemerintah Tunda Kenaikan Harga BBM Diesel
 
Kedutaan Prancis di Burkina Faso di Serbu, 8 Petugas Tewas dan 80 Orang Luka
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]