Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Legislatif    
 
DPR RI
Pramono Anung Berharap Australia Tidak Persulit Pemberian Visa Pelajar Indonesia
Tuesday 16 Apr 2013 09:30:30

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat, Pramono Anung.(Foto: Ist)
JAKARTA, Berita HUKUM - Wakil Ketua DPR Pramono Anung mengharapkan Australia tidak mempersulit pemberian bisa bagi pelajar atau mahasiswa Indonesia yang akan belajar di Australia. Pelajar atau mahasiswa Indonesia yang menuntut ilmu di negara Kanguru tersebut kini jumlahya cukup besar berkisar antara 16 hingga 18 ribu orang.

“Saya mengharapkan, berkaitan dengan visa ini terutama bagi pelajar Indonesia yang belajar di Australia tidak dipersulit, karena memang prosedurnya agak bertele-tele,” kata Pramono Anung menjawab pers usai menerima kunjungan Delegasi Parlemen Australia di Gedung DPR, Senin (15/4).

Delegasi Parlemen Australia terdiri empat orang dipimpin Harry Jenkins (mantan Ketua DPR Australia), Alex Garrager, Paul Nevile dan Mal Wesher.

Menurut Pramono, Delegasi Parlemen Autralia berjunjung ke Indonesia dalam rangka mempererat hubungan parlemen kedua negara. Seperti diketahui, Harry Jenkins adalah mantan Ketua Parlemen dan Ketua Partai yang ada di Australia dan posisinya cukup strategis.

Menyinggung hubungan antara Indonesia dan Australia, Pimpinan Dewan dari Fraksi PDI Perjuangan ini mengatakan, selama ini telah berlangsung dengan baik dan dari tahun ke tahun mengalami perbaikan serta mengalami peningakatan hubungan yang cukup strategis.

Hubungan yang terjalin baik tersebut ujar Pramono, tidak semata-mata antar pemerintah dengan pemerintah dan DPR dengan Parlemen Australia. Tetapi juga hubungan masyarakat dengan masyarakat atau hubungan bisnis dengan bisnis. Demikian pula kerja sama bidang pendidikan, terbukti banyaknya pelajar Indonesia yang menuntut ilmu di Australia.(mp/dpr/bhc/rby)


 
Berita Terkait DPR RI
 
DPR Dukung Semua Program Pemerintah Selama untuk Kesejahteraan Rakyat
 
Polisi Tetapkan Pengguna dan Pembuat Plat DPR RI Palsu Jadi Tersangka
 
Putusan MKMK Bisa Jadi Amunisi Politik Bagi DPR RI Memakzulkan Presiden Jokowi
 
Seluruh Fraksi DPR, DPD dan Pemerintah Setuju RUU 5 Provinsi Dibawa ke Rapat Paripurna
 
Ini Kisah 'Falun Gong' yang Hadir dalam Rapat Paripurna DPR-RI
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]