Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Lion Air
Prajurit TNI Temukan Kotak Hitam (Black Box) Pesawat Lion Air JT-610
2018-11-02 08:13:47

JAKARTA, Berita HUKUM - Prajurit TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas Search and Rescue (Satgas SAR) gabungan Basarnas berhasil menemukan Kotak Hitam (Black Box) Pesawat Lion Air JT-610 di bawah laut kedalaman 30 meter pukul 10.15 WIB, diperairan Karawang oleh penyelam Sertu Hendra personel dari Batalyon Intai Amfibi (Taifib).

Kondisi bagian Black Box yang ditemukan 500 meter dari lost contact pesawat, Black Box masih dalam kondisi baik, dan sudah diserahkan kepada pihak yang berwenang yaitu Komite Nasional Kecelakaan Transportasi (KNKT).

Dalam black box terdapat dua peranti kotak hitam, FDR (Flight Data Recorder) atau perekam data penerbangan dan CVR (Cockpit Voice Recorder) atau perekam percakapan pilot.

Yang ditemukan tim di perairan di Teluk Karawang adalah baru yang FDR.

Hal tersebut dikatakan Komandan Satuan Tugas Search and Rescue (Dansatgas SAR) TNI AL, Kolonel Laut (P) Isswarto saat menggelar jumpa pers dengan awak media di atas Kapal LCU (Landing Craft Utility) KRI Banda Aceh-593 di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat, Kamis (1/11).

"Setelah menemukan Kotak Hitam, Tim SAR TNI AL akan tetap melanjutkan pencarian puing pesawat Lion Air JT-610 yang jatuh pada tanggal 29 Oktober 2018 di perairan Tanjung Karawang berikut korbannya," ujarnya.

Menurut Kolonel Laut (P) Isswarto, perkembangan pencarian korban diperairan Karawang Laut Jawa, saat ini telah ditemukan hotspot jatuhnya pesawat Lion Air JT-610 hasil kerja sama TNI, Basarnas dan instansi terkait.

Dijelaskan bahwa hotspot tersebut ditemukan hasil deteksi dari KRI Rigel-933 milik Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI AL (Pushidrosal) yang mempunyai kemampuan untuk mendeteksi di bawah laut dan Kapal Baruna Jaya I dengan menggunakan alat pendeteksi pingerlog cater, sehingga dapat ditemukan sinyal dari pada Black Box.

Selanjutnya Dansatgas SAR TNI AL menuturkan bahwa selain penemuan Kotak Hitam, satuan Dinas Penyelamatan Bawah Air (Dislambair) yang dipimpin oleh Kadislambair Kolonel Laut (E) Monang Sitompul juga menemukan potongan tubuh manusia, surat izin mengemudi, pakaian, serpihan body pesawat Lion Air JT-610 di dasar laut perairan Karawang Laut Jawa.

"Penemuan tersebut dilakukan oleh Personel Dislambair yang menyelam selama 15 menit di kedalaman 32 meter perairan Tanjung Karawang," katanya.(TNI/bh/sya)




 
Berita Terkait Lion Air
 
Labirin Maskapai Penerbangan Indonesia
 
Pengacara Jason Webster Menggugat Perusahaan Boeing Paska Kecelakaan Tragis Lion Air JT-610
 
Jasa Raharja Serahkan Santunan Kepada 100 Ahli Waris Penumpang Pesawat Lion Air JT-610
 
40 Penyelam Dislambair TNI AL Masih Mencari Korban dan CVR Lion Air JT 610
 
Doa dan Tabur Bunga di Lokasi Jatuhnya Pesawat Lion Air JT610 Diwarnai Isak Tangis
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
RUU PPRT Jadi Usulan Inisiatif DPR, PRT Ungkap Ini
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
RUU PPRT Jadi Usulan Inisiatif DPR, PRT Ungkap Ini
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]