Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Prabowo Subianto
Prabowo Minta Maaf Kesalahan Kopassus Semasa Konflik di Aceh
Wednesday 12 Mar 2014 18:16:32

H. Prabowo Subianto Calon Presiden RI dari Partai Gerindra saat kunjungan di Stadion Tunas Bangsa, Mon Geudong, Kota Lhokseumawe, Rabu (12/3) siang.(Foto: BH/sul)
ACEH, Berita HUKUM - Mantan Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Danjen Kopassus), H. Prabowo Subianto menyatakan permohonan maafnya kepada rakyat Aceh atas kesalahan anakbuahnya semasa konflik melanda Aceh.

"Saya minta maaf yang sebesar-besarnya atas kesalahan anakbuah saya sewaktu konflik di Aceh," demikian diucapkan Ketua Dewan Pembina Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), saat mengisi acara HUT ke-6 Partai Gerindra, di Stadion Tunas Bangsa, Mon Geudong, Kota Lhokseumawe, Rabu (12/3) siang.

Dia menyebutkan, yang terpenting kedepan adalah bagaimana agar dapat menjaga perdamaian dan memberikan kesejahteraan terhadap rakyat Aceh dan rakyat di seluruh nusantara ini.

"Jangan lagi memandang masa lalu, mari kita bersama-sama memperbaiki dan memberikan kesejahteraan terhadap rakyat," kata Prabowo Subianto pria kelahiran Jakarta tahun 1961.

Dalam kesempatan itu, Prabowo mengucapkan terimakasih atas kerjasama antara Partai Aceh (PA) dengan Gerindra, diharapkan nantinya kerjasama ini menjadi lebih baik bagi kemajuan Aceh dan seluruh nusantara.

"Sebelumnya saya tidak menyangka bisa beraviliasi dengan PA, dan semua ini terjadi berkat yang di- Atas," pungkas Calon Presiden RI dari Partai Gerindra No urut 6 peserta Pemilu 2014.

Wakil Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, serta ribuan kader, simpatisan Partai Gerindra dan PA dari seluruh kabupaten di dalam Provinsi Aceh, tumpah ruah pada acara HUT ke-6 Partai Gerindra.(bhc/sul)


 
Berita Terkait Prabowo Subianto
 
Prabowo di Sidang PBB: Indonesia Siap Kerahkan 20.000 Orang untuk Perdamaian Gaza
 
Mardani: Anies atau Ganjar Tidak Mengajak Pendukungnya Menyerang Prabowo
 
Sejumlah Pernyataan Prabowo Mengundang Polemik, Soal Apa Saja?
 
Koalisi Sipil Desak KPK Usut Dugaan Korupsi Pesawat Mirage 2000-5 Prabowo
 
Sinyal Prabowo untuk Siapa, Anies Baswedan, Sandiaga Uno, Atau Rizal Ramli?
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain
Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak
Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]