Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Prabowo Subianto
Prabowo: Korupsi di Indonesia Terlalu Parah
Tuesday 25 Mar 2014 22:47:06

Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto, Calon Presiden RI dari Partai Gerindra.(Foto: BH/opn)
BOGOR, Berita HUKUM - Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto menilai, korupsi di Indonesia saat ini sudah demikian parah. Kebocoran anggaran akibat di korupsi, terjadi hampir di semua sektor dan sedikitnya menghabiskan Rp 1.000 triliun pertahunnya.

"Saya pernah di pemerintahan, demi Allah saya tidak pernah korupsi," kata Prabowo saat bersilaturahmi dengan sejumlah tokoh Papua Barat di kediamannya, Bogor, Jawa Barat, Selasa (25/3).

Di depan tokoh Papua Barat tersebut, Prabowo menyatakan tekadnya untuk memberantas habis seluruh korupsi di Indonesia. Apapun dalil dan alasannya, korupsi merupakan extraordinary crime yang menghambat kemajuan dan kesejahteraan bangsa.

Berkali-kali Prabowo menyampaikan, sedikitnya 1.000 triliun rupiah uang rakyat habis dikorupsi oleh maling berjubah. Oleh sebab itu, apabila diberikan mandat untuk menjadi Presiden, dirinya bersumpah memberantas korupsi sampai ke akar-akarnya.

Prabowo menambahkan, uang Rp 1.000 triliun setiap tahun harus bisa segera diselamatkan. Dengan uang sebesar itu, diyakini bisa mengentaskan kemiskinan untuk mencapai kesejahteraan.

Caranya, dengan mengubah penyaluran dana Bansos sebesar Rp 120 Triliun menjadi bentuk bantuan langsung sebesar Rp 1 miliar 1 desa.

Melalui pemberantasan korupsi yang sampai akar-akarnya, Prabowo berjanji akan membangun sektor transportasi yang besar. Dengan demikian, kedepannya tidak ada lagi kesenjangan infrastruktur antar daerah.

"Papua dan Papua Barat juga perlu transportasi yang baik agar tidak ada lagi rakyat Papua yang terisolasi," ucapnya.(sp/Y-7/FQ/bhc/sya)


 
Berita Terkait Prabowo Subianto
 
Prabowo di Sidang PBB: Indonesia Siap Kerahkan 20.000 Orang untuk Perdamaian Gaza
 
Mardani: Anies atau Ganjar Tidak Mengajak Pendukungnya Menyerang Prabowo
 
Sejumlah Pernyataan Prabowo Mengundang Polemik, Soal Apa Saja?
 
Koalisi Sipil Desak KPK Usut Dugaan Korupsi Pesawat Mirage 2000-5 Prabowo
 
Sinyal Prabowo untuk Siapa, Anies Baswedan, Sandiaga Uno, Atau Rizal Ramli?
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain
Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak
Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]