Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Pilpres
Popularitas Anies Ungguli Capres Lain di Google Trends pada Awal Januari 2024
2024-01-03 15:24:54

JAKARTA, Berita HUKUM - Popularitas Capres nomor urut 01, Anies Baswedan menjulang di awal bulan Januari 2024. Hal itu ditandai dari data Google Trends pada Rabu (3/1).

Warganet mulai mencari kata kunci Anies sejak tanggal 2 Januari 2024. Gubernur DKI Jakarta 2017-2022 terlihat bisa meninggalkan pesaingnya yaitu Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo dengan meraih 38% berbanding 10% dan 10% dimulai pada pukul 09.00 WIB.

Anies masih bertahan sebagai tokoh pencarian teratas dengan meraih 99% berbanding 29% dan 32% pada 2 Januari 2024 pukul 16.44 WIB. Hal itu berlanjut hingga hari ini dimulai pada pukul 00.04 dengan meraih 30% berbanding 15% dan 23%.

Popularitas Anies juga sempat mengalami lonjakan mencapai 99% berbanding 28% dan 22% pada pukul 03.32 WIB. Hal itu berlanjut pada pukul 08.44, kata pencarian Anies mencapai 45% berbanding 7% dan 13%.

Netizen di Provinsi Maluku Utara berada pada urutan teratas dalam hal pencarian kata kunci Anies (74%-26%-0%).

Minat pencarian pada inisiator gerakan Indonesia Mengajar berlanjut di wilayah Sulawesi Tenggara (73%-13%-14%), Sumatera Barat (72%-18%-10%), Sulawesi Selatan (66%-15%-19%), Aceh (65%-12%-23%).

Anies juga memimpin dalam hal pencarian kata kunci DKI Jakarta (61%, 18%, dan 21%). Khusus di wilayah yang menjadi pertaruhan perebutan suara, suami Fery Farhati juga memimpin dengan signifikan. Tiga daerah itu di antaranya Jawa Barat (62%, 18%, 20%), Jawa Tengah (48%, 21%, 31%), dan Jawa Timur (53%, 23%, 24%).(IK/kumparan/bh/sya)


 
Berita Terkait Pilpres
 
• Beredar 'Bocoran' Putusan Pilpres di Medsos, MK: Bukan dari Kami
 
• Selain Megawati, Habib Rizieq dan Din Syamsuddin Juga Ajukan Amicus Curiae
 
• Ahli dari Kubu Prabowo Sebut Pencalonan Gibran Sesuai Putusan 90, Hakim MK Bilang Begini
 
• Bertemu Ketua MA, Mahfud MD Minta Pasangan Prabowo-Gibran Didiskualifikasi di MK
 
• Tak Mau Buru-buru Soal Hasil Pemilu, Koalisi Amin Kompak Tunggu Pengumuman KPU
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]