Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Reshuffle
Pompa Kinerja Menteri Jokowi, Istana Tidak Perlu Endapkan Isu Reshuffle
2020-08-24 09:39:02

Direktur Arus Survei Indonesia (ASI), Ali Rif'an.(Foto: Istimewa)
JAKARTA, Berita HUKUM - Menteri Sekretaris Negara, Pratikno menegaskan dalam wkatu dekat tidak akan ada perombakan kabinet sebagaimana isu yang berkembang belakangan.

Merespons jawaban dari pihak Istana, Direktur Arus Survei Indonesia (ASI), Ali Rif'an mengatakan bahwa seharusnya isu reshuffle kabinet tidak diendapkan.

Ali Rif'an menilai, isu perombakan kabinet yang belakangan santer diperbincangkan publik justru akan membuat para menteri Kabinet Indonesia Maju semangat meningkatkan performa kinerjanya.

"Seharusnya isu reshuffle tidak diendapkan oleh istana. Isu reshuffle juga bagus untuk memompa kinerja menteri. Dan isu ini muncul sangat wajar melihat performa kinerja menteri yang rata-rata di bawah standar," demikian kata Ali Rif'an kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (24/8).

Eks Manajer riset Poltracking Indonesia ini kemudian menyebutkan hasil surveinya pada Juni lalu yang mendapatkan hasil data kinerja mneteri berada di bawah angka 50 persen.

Hasil survei lembaga Arus Survei Indonesia yg digelar Juni 2020 lalu menunjukkan bahwa performa kinerja menteri rata-rata di bawah 50 persen.

Apalagi ada 75,6 persen masyarakat yang menginginkan Presiden Joko Widodo segera melakukan kocok ulang kabinet.

"Artinya, reshuffle ini juga bagian dari aspirasi publik. Ini sangat relevan mengingat usia pemerintahan sudah hampir 1 tahun. Apalagi sebanyak 75,6secara menyeluruh soal kinerja menteri perlu dilakukan," demikian pendapat Ali Rif'an.(aut/RMOL/bh/sya)


 
Berita Terkait Reshuffle
 
• Presiden Lantik Menteri dan Wamen Kabinet Indonesia Maju
 
• Jika Reshuffle Acuannya Kontroversi, Tiga Menteri Ini Layak Diganti
 
• Bongkar Pasang Menteri Kabinet Jangan Sampai Timbulkan Polemik
 
• Azis Syamsuddin Berharap Sosok Muda yang Matang dalam Kabinet
 
• Indonesia Butuh Sosok Abdul Mu'ti
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]