Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

EkBis    
 
Toyota
Pompa Air dan Kemudi Bermasalah, 2,77 Juta Mobil Toyota Jepang Ditarik
Wednesday 14 Nov 2012 23:41:07

Logo Toyota.(Foto: Ist)
JEPANG, Berita HUKUM - Toyota pada Rabu (14/11) mengumumkan penarikan global sekitar 2,77 juta kendaraan. Penarikan dilakukan karena ada masalah pada pompa air dan kemudi.

Ini merupakan pukulan terbaru terhadap reputasi perusahaan tersebut. Produsen mobil terbesar Jepang itu mengatakan tidak ada cedera atau kecelakaan yang dilaporkan akibat masalah tersebut. Tetapi, pihaknya telah menerima sekitar 400 keluhan di Jepang karena masalah pompa dan segelintir masalah kemudi.

Pengumuman ini muncul setelah pada bulan lalu perusahaan mengeluarkan penarikan global yang sangat besar sekitar 7,43 juta kendaraan. Itu termasuk penarikan model-model populernya, Camry dan Corolla, karena risiko kebakaran yang mungkin terkait dengan kesalahan dengan listrik untuk jendela (saklar power window).

Penarikan terbaru Toyota melibatkan sejumlah kendaraan yang diproduksi antara Agustus 2000 hingga Desember 2011. Itu termasuk mobil hibrida Prius yang populer. ''Prius mengalami salah satu atau kedua cacat tersebut (pompa air dan kemudi),'' sebut Toyota.

Dalam skenario kasus terburuk, masalah kemudi dapat memungkinkan pengemudi kehilangan kendali kendaraan. Sedangkan, masalah pompa air bisa membuat pompa tidak dapat beroperasi, Demikian seperti yang dikutip dari antaranews.com, pada Rabu (14/11).(ant/bhc/opn)


 
Berita Terkait Toyota
 
• Toyota All New Camry 2018 Tampil Bergaya dan Lebih Sporty
 
• Toyota Raih Predikat Pelayanan Purnajual Terbaik
 
• Pompa Air dan Kemudi Bermasalah, 2,77 Juta Mobil Toyota Jepang Ditarik
 
• Toyota Luncurkan Camry Sport
 
• Penjualan Toyota Prius Melesat Pada Tahun 2012
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]