Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Eksekutif    
 
KTT ASEAN
Polri Siap Amankan KTT ASEAN di Bali
Saturday 05 Nov 2011 18:10:27

Kapolri Jenderal Po. Timur Pradopo (Foto: Ist)
JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – Meski masih dua pekan lagi Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-19 ASEAN dilaksanakan di Bali, Kapolri Jenderal Pol. Timur Pradopo telah merencanakan secara matang pengamanan. Pasalnya, acara ini akan dihadiri sejumlah kepada negara, termasuk Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama dan Presiden Rusia Dmitry Medvedev.

"Kami sudah disiapkan pengamanan terkait tamu VVIP. Pengamanan juga akan melibatkan personel TNI. Segelanya sudah dipersiapkan diperhitungkan secara matang. Mudah-mudaha tak ada gangguan berarti," kata Timur Pradopo kepada wartawan, usai menjemput Presiden SBY di Bandara Halim Perdanakusumah, Jakarta, Sabtu (5/11).

Persiapan pengamanan secara matang ini, kemungkinan terkait dengan insiden ‘lolosnya’ seorang pekerja kebersihan di kawasan Bali Tourism Development Corporation (BTDC), I Nyoman Minta. Ia menyelonong dengan sepeda pancalnya, hanya berjarak beberapa meter tepat di depan panggung kehormatan dalam pembukaan ASEAN Fair 2011 di Nusa Dua, Bali, Senin (24/10) lalu.

Saat itu, Presiden SBY dan sejumlah menteri pertahanan sejumlah negara berada di atas panggung tersebut. Mereka tengah menyaksikan atraksi pesawat terbang. Tiba-tiba saja muncul Nyoman Minta sambil mengayuh sepedanya dengan santai. Sejumlah petugas Paspampres terkejut dan langsung meringkusnya. Ia langsung diring ke luar bersama sepeda pancalnya tersebut.

Belajar dari insiden yang memalukan Paspampres ini, Kapolri tak mau kecolongan. Pasalnya, dalam acara KTT ASEAN nanti, selain Presiden Obama dan Presiden Medvedev, sejumlah pimpinan negara asing juga akan hadir. Mereka akan mengikuti KTT Asia Timur (Asia East Summit) di tempat dan waktu yang sama.

Event ini sangat penting, karena selain KTT Asia Timur yang termasuk dalam serangkaian KTT di Bali yang juga akan menggelar KTT ASEAN-India. Forum khusus ini untuk membahas hubungan perdagangan dan lainnya antara negara-negara ASEAN dengan India. Selain itu juga diselenggarakan KTT ASEAN-PBB yang kabarnya akan dihadiri Sekjen PBB Ban Ki-Moon.(tnc/wmr)



 
Berita Terkait KTT ASEAN
 
Indonesia Ajukan Role Model Pembangunan Ekonomi untuk Pengentasan Kesenjangan
 
Terorisme dan Masyarakat Ekonomi ASEAN Jadi Sorotan KTT ASEAN
 
Hari Ini, Presiden SBY Hadiri Rangkaian KTT Ke-22 ASEAN
 
Presiden Kembali Ikuti Rangkaian Kegiatan KTT Ke-21 ASEAN
 
Presiden dan Wapres Tinjau Persiapan KTT Asean
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]