Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Narkoba
Polres Jakpus Ungkap Kasus Narkoba Ganja Berbentuk Serbuk dan Cairan Liquit
2019-07-12 18:48:14

Suasana saat Jumpa Pers di Polres Jakpus, Jumat (12/7).(Foto: BH /bar)
JAKARTA, Berita HUKUM - Sat Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat (Jakpus) berhasil meringkus para pengedar dan peracik narkoba jenis ganja, berbentuk serbuk dan menjadi cairan liquit ganja yag diperjual belikan melalui internet online

Kasat narkoba, Polres Jakpus, AKBP Afandi, menerangkan kronologis awal penangkapan dimana pada hari Sabtu (29/6) lalu, anggota Sat Narkoba Polres Metro Jakarta pusat melakukan penangkapan terhadap tersangka dengan inisial C disebuah tempat jasa pengiriman barang di kawasan Jakarta Timur dengan barang bukti 1 buah kantong plastik warna hitam yang didalamnya terdapat 10 amplop warna coklat berisi 11 pot kecil bening bertutup warna hitam.

"Masing-masing berisi serbuk coklat diduga narkotika jenis ganja," ujar AKBP Afandi, saat gelar jumpa pers di kantor Polres Metro Jakpus, Jumat (12/7).

Selanjutnya anggota melakukan pengembangan hingga akhirnya pada hari Minggu (30/6/2019) lalu, sekitar pukul 11.30 Wib, petugas melakukan penangkapan terhadap tersangka dengan inisial A didalam rumah dan pada saat dilakukan penggeledahan, anggota berhasil menyita barang bukti tersebut.

Sementara itu, menurut keterangan yang dihimpun dari tersangka A, Ia mendapatkan seluruh barang bukti dari tersangka dari inisial T dan masih dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) atau Buronan dengan sistem di-antar melalui jasa ojek online.

"Kemudian tersangka A diperintah untuk mengolah narkotika jenis ganja menjadi ganja berbentuk serbuk dan menjadi cairan liquit ganja," ungkapnya.

Dari hasil pengolahan tersebut lalu diperjual belikan melalui internet dengan kisaran harga Rp.300.000 hingga Rp.400.000 untuk setiap paket ganja serbuk. Sedangkan untuk harga cairan/liquit ganja di jual dengan kisaran Rp.500.000 sampai dengan Rp.2.500.000 tergantung jumlah takarannya.

"Selanjutnya tersangka akan dikenakan dengan ancaman hukuman pidana mati, pidana penjara seumur hidup atau pidana paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun," papar AKBP Afandi.(bh/bar)


 
Berita Terkait Narkoba
 
Nasib akhir AKP Deky Jonatan bekingi bandar narkoba besar demi naik jabatan, dipecat dari polisi
 
BNNP Kaltim Gagalkan Peredaran 1,5 Kg Sabu di Samarinda dan Balikpapan
 
2 Pekan Tim Hyena Polresta Samarinda Menangkap 10 Tersangka dengan 2,5 Kg Sabu
 
Nelayan Batam Minta Ganti Rugi Sebesar Rp 686,7 Miliar kepada Pemilik dan Nahkoda Kapal MT Arman 114 atas Perkara Pencemaran Laut
 
5 Oknum Anggota Polri Ditangkap di Depok, Diduga Konsumsi Sabu
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain
Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak
Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]