Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Banggar DPR
Politisi PAN Mundur dari Banggar DPR
Friday 13 Jan 2012 18:33:17

Taslim Chaniago (Foto: Ist)
JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR asal Fraksi PAN, Taslim Chaniago memutuskan untuk mengundurkan diri dari Banggar DPR. Alasannya, ia tidak bisa menerima dan bekerja di ruangan Banggar DPR yang direnovasi hingga menelan biaya Rpa20 miliar.

“Saya memilih mengundurkan diri dari Banggar karena mempertimbangkan dan melihat kondisi masyarakat. Masih banyak daerah yang jauh dari pembangunan. Rakyat juga masih banyak yang menganggur," kata Taslim di gedung DPR, Jakarta, Jumat (13/1).

Taslim yang merupakan anggota Komisi III DPR itu, juga menyatakan bahwa dirinya mengundurkan diri, karena tak sepakat dengan renovasi atau pembangunan ruang rapat Banggar yang menelan biaya Rp 20 miliar.

"Rehab ruang rapat Banggar dengan biaya sebesar Rp20 miliar terlalu sulit bagi saya untuk mencari pembenaran dan sangat sulit juga untuk diterima akal sehat. Ruangan hanya berukuran 10x10 meter dengan biaya sebesar Rp20 miliar berarti Rp200 juta per meter. Itu sangat tidak masuk akal," tuturnya.

Taslim mengaku, dirinya baru saja melakukan kunjungan kerja ke Mesuji, Lampung, Mesuji Sumatera Selatan, Aceh dan Sumatera Utara. Di sana, dia menemukan banyaknya daerah-daerah yang bermasalah, baik itu pertanahan, perkebunan, dan sebagainya.

Waktu mengunjungi daerah pemilihan, imbuhnya, salah satu stasiun televisi swasta menghubungi dia untuk menanyakan pendapat soal renovasi toilet. "Terus terang saja saya terkejut karena waktu meninggalkan DPR sebelum reses, saya pakai toilet, tidak ada yang rusak. Mengapa biaya renovasinya begitu besar?" kata dia.

Untuk renovasi toilet, Sekretariat Jenderal DPR menghabiskan anggaran Rp2 miliar. Setelah reses berakhir, Taslim kembali ke Jakarta dan mendapat kabar soal renovasi ruang Banggar senilai Rp20 miliar. "Saat mengunjungi dapil yang masih jauh dari pembangunan, saya melewati jembatan yang masih menggunakan batang pohon. Mobil saya terperosok dan masyarakat ramai-ramai membantu. Ini membuat saya terenyuh," papar politisi PAN tersebut.(dbs/rob)


 
Berita Terkait Banggar DPR
 
Regulasi PNBP Harus Jelas dan Detail
 
Pemerintah Diminta Fokus Siapkan Diri Hadapi Segala Kemungkinan
 
Bambang Haryo Kritik Harga Energi yang Mahal
 
Legislator Dukung MK Agar Banggar Tidak Terjebak Mekanisme Proyek
 
Berkat Angelina, KPK Curigai Korupsi di Banggar DPR
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]