Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Tsunami
Politeknik Ilmu Pelayaran Makassar Siap Berangkatkan Bantuan untuk Korban Gempa Tsunami Sulteng
2018-10-09 05:48:57

Dua truck berisi bantuan untuk korban gempa tsunami Palu, Donggala dan Sigi dari PIP Makassar siap diberangkatkan.(Foto: Irfan)
MAKASSAR, Berita HUKUM - Gempa bumi yang mengguncang 7,7 SR yang disertai hantaman gelombang Tsunami dahsyat setinggi 3 - 7 meter yang memporakporandakan kota Palu ibukota provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), Donggala serta Sigi, membuat jajaran Dosen serta Akademisi dan Civitas Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Makassar tergugah untuk menggalang donasi bantuan untuk korban gempa dan tsunami tersebut.

Sekitar 1.944 korban meninggal dunia, 2.549 korban luka, 65.733 rumah rusak disapu Tsunami, serta 74.444 orang yang mengungsi di berbagai titik.

Kampus PIP yang terletak di Tentara Pelajar Makassar Sulawesi Selatan (Sulsel) melalui para Dosen, Akademisi dan Civitas PIP melakukan aksi galang bantuan baik sembako, air mineral, pakaian bekas layak pakai, susu bayi dan lainnya.

Dalam penggalangan donasi bantuan gempa dan tsunami Sulteng untuk sementara hingga Minggu (8/10) sudah terkumpul penuh barang-barang bantuan di 2 mobil truk, yang rencana akan dikirim melalui pelabuhan Makassar, bisa jadi melalui kapal angkatan laut atau kapal niaga yang standbay dengan rujuan Palu, terang Irfan salah seorang Akademisi PIP kepada pewarta BeritaHUKUM.com pada, Minggu (8/10).

"Barang bantuan untuk Palu - Donggala rencana pengiriman kami masih menunggu perintah dari Kepala PIP Makassar," ujar Irfan.

Sebagai bentuk duka kami yang mendalam terhadap apa yang telah terjadi di Palu, Donggala, Sigi dan sekitarnya. Semoga saudara-saudara kita di sana diberi ketabahan, serta kekuatan untuk bangkit kembali menatap masa depan yang lebih baik, harap Irfan mewakili teman-temannya.

"Semoga bantuan yang akan di kirim ke lokasi gempa dan tsunami di Palu, Donggala, Sigi dan sekitarnya dapat disalurkan kepada korban disana yang tepat sasaran, dan bukan hanya sampai disini, kami juga tetap menggalang bantuan yang nantinya akan diteruskan ke Palu Sulawesi Tengah," pungkas Irfan.(bh/gaj)


 
Berita Terkait Tsunami
 
Kerugian Material Akibat Tsunami di Kawasan Tanjung Lesung Berkisar Rp150 Milliar
 
Tim SAR Gabungan Terus Menemukan Korban Tsunami Selat Sunda, 373 Meninggal Dunia dan 128 Hilang
 
Evakuasi Korban Tsunami Terus Dilanjutkan: 281 Meninggal, 1.016 Luka-Luka Dan 57 Hilang
 
Tim Evakuasi TNI Sudah Diterjunkan di Lokasi Tsunami Selat Sunda
 
Ikut Berduka, Sandiaga Uno Terjunkan Tim Bantuan ke Lokasi Terdampak Tsunami
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain
Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak
Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]