Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Curanmor
Polisi Tembak Mati RD Pelaku Curanmor, 1 DPO Inisial E
2020-03-23 19:30:47

Konferensi pers penangkapan pelaku pencurian kendaraan sepeda motor, Tampak Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus, di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (23/3).(Foto: BH /amp)
JAKARTA, Berita HUKUM - Subdit II Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya berhasil melumpuhkan satu dari 2 pelaku pencurian kendaraan bermotor dengan tindakan tegas dan terukur alias ditembak. Pelaku inisial RD alias CS ini ditembak oleh tim Opsal Unit II Resmob Polda Metro Jaya karena melakukan perlawanan saat ditangkap.

"(Polisi) Berhasil mengamankan RD alias CS, dan pada saat (tim Opsal Unit II Resmob) melakukan penangkapan dirumahnya di Jalan Adyaksa, pelaku berupaya melawan petugas bahkan menembak petugas dengan menggunakan senjata api rakitan," terang Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus, di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (23/3).

Dengan tindakan tegas dan terukur oleh tim Opsal Unit II Resmob Polda Metro Jaya, tambah Yusri, pelaku (RD) yang sempat melakukan tembak-tembakan dengan petugas, berhasil dilumpuhkan oleh petugas.

"RD sempat dilarikan ke Rumah Sakit, tetapi ditengah jalan yang bersangkutan meninggal dunia," kata Yusri.

Sementara dikediaman pelaku, sambung Yusri, polisi berhasil mengamankan 3 unit sepeda motor.

"Dikediaman pelaku atau tersangka ini kita berhasil mengamankan 3 unit sepeda motor. Salah satu motor tersebut ada yang digunakan pelaku untuk melakukan (aksi) pencurian. Tiga-tiganya motor ini memang tidak memiliki surat-surat, yang satu adalah kendaraan milik korban," jelas Yusri.

Yusri menjelaskan, penangkapan pelaku merupakan tindak lanjut dari laporan korban pencurian kendaraan sepeda motor kepada polisi pada 9 Maret 2020.

"Berdasarkan laporan polisi hari Senin lalu 9 Maret sekitar pukul 19.30, dimana korban melaporkan ke polisi bahwa telah terjadi pencurian kendaraan bermotor atau motor miliknya diteras rumah di Jalan Mekar Baru Raya, Ciputat, Tanggerang Selatan," kata Yusri.

Atas laporan itu, lanjut Yusri, kemudian tim Opsal Unit II Resmob Polda Metro Jaya melakukan penyelidikan hampir seminggu lebih dengan ciri-ciri yang telah disampaikan oleh korban atau si pelapor.

"Pelaku ada 2 orang, yang satu inisial E masih DPO (Daftar Pencarian Orang). Inisial RD alias CS sebagai pemetik dan E sebagai pengintai atau jokinya," sebut Yusri.

Ia mengatakan, pelaku inisial E adalah dari kelompok Lampung yang sering melakukan pencurian kendaraan bermotor.

"Satu orang lagi ini adalah dari kelompok Lampung yang sudah sering bergerak. Ini masih kita lakukan pengejaran, mudah-mudahan secepatnya akan kita tangkap yang bersangkutan," lugas Yusri.

Adapun pasal yang dikenakan kepada para pelaku, yakni pasal 363 KUHP dengan ancaman 7 tahun penjara.(bh/amp)


 
Berita Terkait Curanmor
 
Tiga Oknum TNI AD yang Diduga Terlibat Sindikat Curanmor Dijerat Pasal 408 KUHP dan Pidana Militer
 
36 Spesialis Curanmor Digulung Jatanras Polda Metro, Mayoritas Residivis
 
Polsek Samarinda Kota Hadiahi Timah Panas Pelaku Spesial Pencurian Sepeda Motor
 
Komplotan Curanmor di Cikarang Digulung Resmob Polda Metro, 1 Tewas Didor
 
Resmob Polda Metro Bekuk Kawanan Spesialis Curanmor di Tangerang, 1 Pelaku Tewas Didor
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya
Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]