Kajian ini ditegaskan bukan "bentuk penyelidikan ulang" atas" /> BeritaHUKUM.com - Polisi Telisik 'Bukti' Meninggalnya Putri Diana

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Selebriti    
 
Lady Diana
Polisi Telisik 'Bukti' Meninggalnya Putri Diana
Sunday 18 Aug 2013 14:56:52

Kecelakaan mobil yang menewaskan Putri Diana sempat disebut pembunuhan.(Foto: Ist)
INGGRIS, Berita HUKUM - Kepolisian Inggris tengah menimbang sebuah informasi baru yang diterima terkait kematian Putri Diana dan Dodi Al Fayed tahun 1997. Menurut Scotland Yard, informasi itu tengah "dikaji keterkaitan dan kredibilitasnya."

Kajian ini ditegaskan bukan "bentuk penyelidikan ulang" atas kasus kematian tragis dua pesohor tersebut, sementara petugas terkait berasal dari komando operasi dan unit kejahatan khusus.

Dalam sidang pemeriksaan pasca kematian tahun 2008, disimpulkan bahwa kedua korban tewas antara lain karena "kecerobohan" pengemudi kendaraan yang mereka tumpangi, saat menghidari kejaran juru foto yang terus memburu gambar sang Putri setelah perpisahannya dengan pewaris tahta kerajaan Inggris, Pangeran Charles.

Menurut sejumah koran minggu yang terbit di London, muncul dugaan militer terlibat dalam dalam kecelakaan tersebut dan informasi baru yang didapat polisi ini diberikan oleh sumber dalam tubuh militer.

Seorang juru bicara Kepolisian Metropolitan Inggris mengatakan "tak akan membicarakan soal sumber informasi" yang kini tengah dikaji tersebut.

Sementara seorang juru bicara kerajaan juga mengatakan tak ada pernyataan tentang hal ini dari dua anak mendiang, Pangeran William dan Harry, atau dari Pangeran Charles di Clarence House.

Dari kubu Al Fayed, juru bicara taipan mantan pemilik toko barang mewah Harrods di London itu mengatakan tak ada komentar sejauh ini meski ia "tertarik melihat hasil penyelidikannya."

Operasi Paget

Adalah Mohamed Al Fayed, ayah Dodi, yang mulanya menggelar penyelidikan privat dan menyimpulkan kalau putranya dan Putri Diana dibunuh dalam kecelakaan itu.

Namun menurut Operasi Paget, yang digelar kepolisian untuk menelusuri kebenaran tuduhan itu, tak ada bukti yang mendukung klaim pembunuhan ini dan mementahkan teori konspirasi di sekitar kematian kedua korban.

Seperti penyelidikan yang dilakukan aparat Prancis tahun 1999, Operasi tersebut juga menyimpulkan kecelakaan terjadi akibat sopir Henri Paul yang tengah mabuk dan mengemudi dengan ugal-ugalan saat membawa Diana dan Al Fayed menghindari kejaran paparazzi.

Putri Diana, janda penerus tahta Inggris, baru berusia 36 saat meninggal dunia. Mobil Mercedes sewaan yang ditumpanginya menabrak sebuah tiang di terowongan Pont de l'Alma di kota Paris.

Tabrakan terjadi setelah pasangan Diana dan Al Fayed meninggalkan Hotel Ritz di Paris dan mencoba menghindari kejaran paparazzi yang naik sepeda motor. Pengawal Al-Fayed, Trevor Rees-Jones, adalah satu-satunya penumpang yang selamat dalam kecelakaan itu.

Penyelidikan berlangsung selama lebih dari tiga bulan dan makan biaya £4,5 juta (Rp73 miliar) ditambah £8 juta (Rp129,7 miliar) dalam penyelidikan Polisi Metropolitan Inggris.

Kehidupan pribadi Diana terus-menerus mengundang rasa ingin tahu publik, bahkan jauh setelah kematiannya. Sebuah film tentang kisah percintaannya dengan seorang dokter jantung antara lain dibintangi aktris Naomi Watts dibuat tahun lalu. Pada tahun 2011, Festival Film Cannes juga diramaikan dengan sebuah film dokumenter tentang Diana, berjudul Unlawful Killing.(bbc/bhc/sya)


 
Berita Terkait Lady Diana
 
Putri Diana 'Berikan' Nomor Telepon Kerajaan
 
Polisi Telisik 'Bukti' Meninggalnya Putri Diana
 
Lady Diana dan Senyum Anak-anak
 
Naomi Watts Perankan Putri Diana
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah
Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit
Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional
Sinyal keterlibatan Menhut Raja Juli dalam kasus korupsi Bupati Kuansing Suhardiman Amby
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]