Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
India
Polisi Tangkap Wartawan Lepas Terkait Teror Bom
Wednesday 07 Mar 2012 23:04:24

Israel menuduh Iran dibelakang serangan bom yang ditujukan bagi para diplomatnya (Foto: PTI Photo)
NEW DELHI (BeritaHUKUM.com) – Polisi di India telah menangkap seorang wartawan di New Delhi yang diduga terkait aksi bom yang menargetkan istri seorang diplomat Israel di kota tersebut. Namun, belum jelas keterlibatan wartawan lepas tersebut dalam aksi teror itu.

Berdasarkan keterangan juru bicara kepolisian New Dehli Rajan Bhagat, seorang wartawan lepas ditangkap dan tengah diinterogasi. Polisi hanya menyebut lelaki tersebut berusia 50 tahun. Sedangkan sebuah sumber di kepolisian menyebut bahwa lelaki tersebut bernama Mohammed Kazmi, warga negara India yang disebut-sebut bekerja untuk media Iran.

Berdasarkan keterangan saksi, seorang pengendara motor meletakkan bahan peledak di mobil kedutaan di sebuah lampu merah Delhi pada tanggal 13 Februari lalu. Empat orang mengalami luka-luka dalam serangan di Delhi, diantaranya adalah istri dari seorang pejabat kementerian pertahanan Israel yang mengalami luka serius.

Korban menjalani operasi tulang belakang di Delhi sebelum akhirnya diterbangkan ke Israel. Pada hari yang sama, sebuah bom di bawah mobil seorang diplomat di ibukota Georgia, Tbilisi berhasil dijinakkan.

Perdana Menteri Israel Benyamin Netanyahu menyalahkan Iran atas serangan itu. Namun, Iran membantah tuduhan tersebut dan menyebutnya sebagai 'kebohongan belaka'. Sedangkan otoritas India menolak untuk menyalahkan pihak manapun disaat investigasi masih berlangsung.(bbc/sya)


 
Berita Terkait India
 
Petir Mematikan di India: Lebih 2.500 Orang Meninggal Akibat Tersambar Setiap Tahun, Mengapa Terjadi?
 
Kashmir Diisolir, Diblokir: Salat Jumat dan Jelang Idul Adha di Jaga Puluhan Ribu Tentara
 
India Luncurkan 20 Satelit dalam Satu Misi
 
India dan Iran Teken Kesepakatan Pelabuhan Bersejarah
 
India Terbelah Setelah Pemimpin Hindu Mengkritik Bunda Teresa
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain
Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak
Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]