Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Cyber Crime    
 
Tunggu Hasil Pemeriksaan Forensik Digital
Polisi Lepas Tersangka Pembuat Blog Pembunuh Bayaran
Monday 12 Mar 2012 19:04:54

Blog penyedia jasa pembunuh bayaran (Foto: Hitmanindonesia.wordpress.com)
JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – Polisi tidak menahan S atau Suhardi (30), tersangka pembuat blog penculik dan pembunuh bayaran tersebut. Namun, hanya melakukan pengawasan terhadap perusahaan swasta yang bergerak di bidang properti tersebut. Pasalnya, petugas masih melakukan pengembangan penyelidikan atas kasus tersebut.

"Dia tidak ditahan dan sudah dipulangkan, namun tetap dalam pengawasan polisi. Dalam pemeriksaan S tidak mengakui situs indonetasia.com adalah miliknya. Polisi tidak mengejar pengakuan tersangka, tapi mengejar bukti perbuatan tersangka,” kata Kadiv Humas Polri, Irjen Saud Usman Nasution kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta, Senin (12/3).

Menurut dia, polisi tetap memantau kegiatan yang bersangkutan, sebelum hasil forensik sejumlah barang bukti selesai dikumpulkan dan diperiksa. Tim gabungan Polda Metro Jaya dan Mabes Polri sedang memeriksa laptop, email, serta kartu sim ponsel milik S. “Pokoknya, kami sedang kejar bukti lewat digital forensik, karena dari alat bukti bisa diketahui tersangka terlibat atau tidak,” jelas Saud.

Sebelumnya, tim gabungan Polrestabes Bandung dan Polda Jawa Barat meringkus pelaku berinisial S yang diduga sebagai pembuat blog layanan jasa pembunuh bayaran. Penangkapannya dilakukan di kediamannya di kawasan Klender, Jakarta Timur, Jumat (9/3) dini hari. Polisi menduga bahwa yang bersangkutan sebagai pembuat blog layanan pembunuh bayaran dengan Blog: http://ads.indonetasia.com/jasa-pembunuh-bayaran-2.html.(dbs/bie)


 
Berita Terkait Tunggu Hasil Pemeriksaan Forensik Digital
 
Polisi Lepas Tersangka Pembuat Blog Pembunuh Bayaran
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah
Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit
Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional
Sinyal keterlibatan Menhut Raja Juli dalam kasus korupsi Bupati Kuansing Suhardiman Amby
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]