Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Narkoba
Polisi Gagalkan Penyelundupan Paket Bola Mainan Berisi Sabu Cair Hampir 2 Kg
2020-02-03 15:52:25

Konferensi pers pengungkapan kasus narkoba jenis sabu, yang dikemas dalam bentuk bola mainan.(Foto: BH /amp)
JAKARTA, Berita HUKUM - Ditresnarkoba Polda Metro Jaya berhasil mengungkap penyelundupan narkoba jenis sabu cair dari Malaysia ke Indonesia. Sabu cair dengan total berat 1,962 kg itu dimasukkan ke dalam 5 buah bentuk bola mainan, masing-masing bola memiliki berat sekitar 400 gram.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan, pengungkapan itu hasil kolaborasi antara Ditresnarkoba Polda Metro Jaya dengan Bea Cukai.

"Keberhasilan pengungkapan kasus ini hasil kolaborasi antara Bea Cukai dan Unit V Subdit II Ditresnarkoba Polda Metro Jaya," kata Yusri, mengawali konferensi pers, di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (3/2).

Yusri mengungkapkan, terbongkarnya penyelundupan barang narkotika dengan modus tergolong baru itu bermula pada pertengahan Januari 2020 saat Bea Cukai DKI Jakarta memberikan informasi tentang adanya narkotika yang akan masuk melalui paket pos.

"Berawal tanggal 29 Januari kita dapat informasi dari teman-teman Bea Cukai bahwa akan ada pengiriman paket control delivery dari Malaysia ke kantor pos di Cianjur," kata Yusri.

Dari informasi itu, pihak kepolisian melakukan koordinasi dengan Bea Cukai Jawa Barat. Diketahui paket itu masuk ke salah satu kantor pos di kawasan Cianjur. Polisi kemudian mengamankan seorang inisial D yang saat itu mengambil paket tersebut.

"Kita awalnya amankan 1 orang inisialnya D di Cianjur. Dia coba mengambil barang," ujar Yusri.

Dari keterangan D, Yusri menyebut D hanya disuruh mengambil barang oleh dua orang yang ingin menyewa rukonya. Dari keterangan itulah polisi menangkap 3 orang berinisial I, E dan R.

"Kemudian kita tangkap tersangka R, yang ketiga saudara E dan I ini suami istri dan pemesan barang," jelas Yusri.

Polisi kemudian membuka barang kiriman dari Malaysia itu dan ditemukan paket berupa 5 buah bola mainan anak-anak dan ternyata berisi sabu cair.

"Paket itu berbentuk seperti mainan anak. Ada 5 paket bentuk mainan anak isinya sabu-sabu cair, ini modus baru. Ini 5 bola totalnya 1.962 gram atau hampir 2 kilo, ini masih berat kotornya aja," beber Yusri.

"Cara menggunakannya, ini ada lubangnya, saat dikeluarkan cairan itu mengeras, itulah sabu-sabunya," terang Yusri.

Dia juga menyampaikan, polisi hingga kini masih terus menyelidiki kasus tersebut dan mencari tahu dimana lokasi para tersangka menyebarkan narkotika itu.

"(pengungkapan) Ini masih kita dalami," kata Yusri.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 114 ayat 2, pasal 112 ayat (1) Juncto Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 20 tahun.(bh/amp)


 
Berita Terkait Narkoba
 
Nasib akhir AKP Deky Jonatan bekingi bandar narkoba besar demi naik jabatan, dipecat dari polisi
 
BNNP Kaltim Gagalkan Peredaran 1,5 Kg Sabu di Samarinda dan Balikpapan
 
2 Pekan Tim Hyena Polresta Samarinda Menangkap 10 Tersangka dengan 2,5 Kg Sabu
 
Nelayan Batam Minta Ganti Rugi Sebesar Rp 686,7 Miliar kepada Pemilik dan Nahkoda Kapal MT Arman 114 atas Perkara Pencemaran Laut
 
5 Oknum Anggota Polri Ditangkap di Depok, Diduga Konsumsi Sabu
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak
Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)
Kapal induk pertama Indonesia segera dikirim dari Italia, persiapan dipercepat
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
4 WNA asal China Ditangkap Terkait Dugaan Tambang Ilegal di Papua
Prabowo sentil 'Hijau-Cokelat' jadi beking pelanggar hukum
Pidato Presiden Tunjukkan Komitmen Pemerintah Jaga Stabilitas Ekonomi
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]