Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Kenaikan Harga BBM
Polisi Bubarkan Paksa Pendemo di Gedung DPR
Friday 30 Mar 2012 21:10:14

Aparat kepolisian terpaksa membubarkan pendemo, karena dianggap melanggar aksi unjuk rasa yang tidak dilakukan hingga malam (Foto: BeritaHUKUM.com/RIZ)
JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – Aparat kepolisian akhirnya membubarkan paksa aksi unjuk rasa di depan gedung DPR/MPR, Jakarta, Jumat (30/3) malam. Pembubaran paksa ini dilakukan dengan menembakkan gas air mata dan menyemprotkan air dari mobil water canon. Namun, pendemo tidak tinggal diam. Mereka membalas dengan melempari para polisi dengan batu.

Aparat juga tidak tinggal diam, mereka menggunakan petasan disertai water canon dan gas air mata terus mengarahkannya ke pendemo. Bahkan, gas air mata ditembakan berkali-kali yang membuat demonstran lari kocar-lacir di sepanjang Jalan Gatot Subroto tersebut.

Aksi membubarkan pengunjuk rasa, hanya beberapa waktu setelah Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Rikwanto berjanji takkan membubarkan aksi hingga malam. Namun, kira-kira pukul 19.00WIB, pihak aparat membubarkan massa dengan mengunakan gas air mata dan water canon. Massa pun berlarian meninggalkan gedung DPR.

Tetapi ada sebagian massa yang masih nekat berdiri dibawah jembatan penyebrangan. Akhirnya pihak aparat keluar dari halaman gedung DPR untuk menghalau massa dengan mengunakan mobil barakuda. Pihak kepolisian mengejar massa yang belari kearah Cawang dan arah Slipi. Aparat berusaha memastikan massa benar-benar sudah bubar dan meninggalkan kawasan gedung wakil rakyat tersebut.

Sebelum massa pengunjuk rasa yang menolak penaikan harga BBM bersubsidi di Gedung DPR dipukul mundur aparat kepolisian, sempat terjadi mediasi antara Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Untung S Rajab dengan perwakilan pengunjuk rasa. Tidak diketahui apa yang dibicarakan keduanya, setelah ribuan pengunjuk rasa berhasil menjebol pagar depan gedung DPR tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, aparat gabungan kepolisian masih tetap bersiaga di sekitar kawasan Senayan. Bahkan, satuan Dalmas dan Brimob membuat blokade untuk menghalau massa yang dikhawatirkan akan mendatangi gedung DPR itu. Bahkan mobil barakuda dan watercanon tetap berada dalam posisi siaga.(bhc/biz)


 
Berita Terkait Kenaikan Harga BBM
 
• FITRA: Peneriman Negara Bukan Pajak, Dapat di Gunakan Cegah Kenaikan BBM
 
• Fuad Bawazier: Pemerintah Keliru Menaikkan Harga BBM
 
• Inilah Program Kompensasi Untuk Mempertahankan Kesejahteraan Masyarakat
 
• Pengendara Sepeda Motor Padati SPBU Sebelum Pukul 00:00 WIB
 
• Para Menteri Berkumpul Umumkan Kenaikan Harga BBM
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]