Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Cyber Crime    
 
Prostitusi
Polisi Amankan 5 Tersangka Jaringan Prostitusi Online di Lhokseumawe
2018-03-27 20:59:26

Tampak Kapolres Lhokseumawe AKBP Ari Lasta Irawan, S.Ik (tengah) dan jajaran Polres Lhokseumawe saat jumpa pers, Selasa (27/3).(Foto: BH /sul)
LHOKSEUMAWE, Berita HUKUM - Tim gabungan Kepolisian Resort (Polres) Lhokseumawe, berhasil membongkar jaringan prostitusi online di kawasan Cunda, Muara Dua, Kota Lhokseumawe, Senin (26/3) malam. Dalam penggrebekan itu, polisi mengamankan lima orang tersangka. Tiga wanita, dan dua pria.

Adapun yang diamankan yaitu, GW (33) SA (21), RR (24), PH (41) dan ES (33).

Kapolres Lhokseumawe AKBP Ari Lasta Irawan, S.Ik mengatakan penangkapan itu berawal dari laporan masyarakat, yang kemudian pihaknya langsung melakukan penyelidikan terhadap lokasi tersebut.

"Kami mendapatkan informasi dari masyarakat adanya prostitusi di wilayah hukum Polres Lhokseumawe, setelah itu kami bergerak dengan melakukan undercover untuk mengungkap prostitusi tersebut," jelas Kapolres Lhokseumawe didampingi Wakapolres Kompol Imam Asfali, S.Ik, Kompol Ahzan, S.Ikm.,SH.,MSM dan Kasat Reskrim AKP Budi Nasuha, Selasa (27/3).

Sambungnya, dalam hal ini ada dua lokasi saat pengungkapan kasus tersebut, yang pertama pihaknya berhasil menggrebek sebuah rumah di kawasan Cunda dan ditemukan 3 orang PSK dan 1 orang mucikari dan penghubung.

Kapolres menyebutkan, tersangka yang ditangkap memiliki latar belakang wiraswasta, dan ada satu orang berprofesi sebagai IRT.

Aktivitas meraka ada yang berjalan sudah 4 bulan dan ada yang 2 tahun.

"Saat digrebek mereka ada yang sedang berhubungan badan ada yang sedang menunggu pesanan. Mereka memasang tarif mulai dari 300 sampai 500 ribu," terangnya.

Barang bukti yang diamankan dalam kasus prostitusi diantaranya ada uang tunai 300 ribu, 1 buah kondom dan 7 unit Hp.(bh/sul)


 
Berita Terkait Prostitusi
 
Bongkar Praktik Prostitusi di RedDoorz TIS Square Tebet, Polisi: Joki dan Ada Anak Dibawah Umur Diamankan
 
Polisi Tangkap Artis VA dan AS terkait Prostitusi Online
 
Polisi Membongkar Kembali Prostitusi Anak di Apartemen Kalibata
 
Polisi Ungkap 2 Tersangka Kasus Prostitusi Online Berkedok Pijat Tradisional di Kalibata City
 
FPI Desak Penegak Hukum Menjemput Kembali Para PSK Online yang Dipulangkan
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya
Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]