Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Perampokan
Polisi: Korban Bukan Ditembak
Monday 13 May 2013 21:44:41

Minibus milik korban.(Foto: BeritaHUKUM.com/sul)
ACEH, Berita HUKUM - Berdasarkan pengembangan sementara dari jajaran kepolisian resort Kota Lhokseumawe terkait insiden penembakan yang terjadi sore tadi, telah ditemukan satu selongsong peluru dan empat butir peluru aktif di lokasi kejadian Jalan Banda Aceh-Medan di kawasan Desa Blang Panyang.

"Itu masih hasil penyelidikan sementara," kata Kapolres Kota Lhokseumawe AKBP Kukuh Santoso melalui Kasatres AKP Supriadi SH MH, saat dikorfirmasi wartawan, Senin (13/5).

Saat dimintai keteranganya lebih lanjut, Supriadi mengatakan bahwa pihaknya masih terus berupaya melakukan pengembangan dan penyelidikan apa motif dari aksi penembakan terhadap H Usman, yang merupakan seorang pedagang grosir.

Dijelaskan, korban mengalami luka robek dibagian kepala akibat pukulan keras dari gagang senjata api milik pelaku saat merebut tas korban yang berisikan uang. Karena korban berusaha melakukan perlawanan, maka perampok itu melepaskan tembakanya mengarah ke atas dan ke arah mobil korban.

"Korban bukan ditembak melainkan dipukul dengan gagang senjata, dan untuk sementara kita belum bisa berikan keterangan. Sebab korban saat ini masih trauma dan butuh istirahat," jelasnya lagi.

Diberitakan, pada Senin (13/5) sore sekira pukul 16:00 WIB, H Usman (50), pedagang toko grosir di Batuphat Kecamatan Muara Satu Kota Lhokseumawe kritis akibat dipelor oleh OTK disaat dalam perjalanan menuju ke Kota Lhokseumawe. Akibat insiden itu, korban bersimbah darah hingga dirujuk ke rumah sakit (RS) PT Arun.

Namun para wartawan hingga saat ini belum dapat mengambil foto korban. Sebab korban masih dalam pengawalan ketat dari pihak kepolisian.(bhc/sul)


 
Berita Terkait Perampokan
 
3 dari 5 Pelaku Kasus Perampokan terhadap Pengemudi Wanita di Pulogadung Dibekuk
 
Ancam Teler Bank Mandiri Gunakan Pistol dan Bom Mainan Pelaku JP Ditangkap
 
Jatanras Polda Metro Berhasil Ciduk Pelaku Utama Kasus Perampokan dan Pemerkosaan Anak di Bekasi
 
Polisi Tangkap 2 dari 3 Pelaku Perampokan dan Pemerkosaan Anak di Bekasi
 
Resmob Polda Metro Bekuk Kawanan Perampok Nasabah Bank, 1 Tewas Didor, 3 DPO
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]