Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Narkoba
Polda Metro Jaya Ungkap 106 Kasus Narkoba Selama 12 Hari Operasi
Wednesday 03 Feb 2016 02:05:25

Tampak Wakapolda Metro Jaya, Brigjen Pol. Nandang Jumantara dan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Mohammad Iqbal serta berbagai barang bukti kejahatan saat menggelar konferensi pers di Polda Metro Jaya, Selasa (2/2).(Foto: BH/as)
JAKARTA, Berita HUKUM - Jajaran Polda Metro Jaya mengungkap 106 kasus narkoba selama 12 hari, operasi dilaksanakan sejak 19 - 31 Januari 2016. Hasil operasi itu, menangkap 135 orang tersangka, terdiri 130 orang tersangka warga negara Indonesia, seorang warga Hong Kong dan 4 warga Taiwan.

"Hasil operasi, Polda Metro Jaya mengamankan barang bukti 23,1 kilogram ganja, 6,7 kilogram shabu dan 10.600 butir ecstasy. Polisi juga menemukan barang bukti 60 senjata tajam, 2 senapan angin dan alat hisap bong," ungkap Wakapolda Metro Jaya, Brigjen Nandang Jumantara di Polda Metro Jaya, Selasa (2/2).

Barang bukti narkoba yang disita diperkirakan bernilai Rp11.604.000.000. Dan yang lebih penting lagi mampu menyelamatkan 153.450 jiwa. Para tersangka dijerat pasal 114 ayat (2) subsider pasal 112 ayat (2) juncto pasal 132 ayat (1) UU No 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana maksimal hukuman mati.

Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Kombes Eko Daniyanto menyampaikan Polisi melakukan dua pola operasi selama 12 hari itu. Pertama low profile operation, kedua high profile operation.

"Kemarin kami main di tiga lokasi. Pertama Kampung Ambon. Sebenarnya Kampung Ambon sudah sangat kondusif, tapi ketika ada bedeng-bedeng bermunculan di sebelah kiri, di bantaran sungai itu, dilaporkan oleh masyarakat. Itu kita lakukan razia pertama kali. Kedua di Rawa Bebek Cakung, dan terakhir di Kampung Bahari, menggunakan kekuatan besar," kata Kombes Eko.

Terakhir polisi melakukan razia di Lembaga Pemasyarakatan Klas II A Wanita Tangerang. "Dari 361 narapidana, random sampling dicek urine. Hasilnya enam orang positif. Tidak menutup kemungkinan kita laksanakan di semua LP di wilayah hukum Polda Metro Jaya," ujarnya.(bh/as)


 
Berita Terkait Narkoba
 
Nasib akhir AKP Deky Jonatan bekingi bandar narkoba besar demi naik jabatan, dipecat dari polisi
 
BNNP Kaltim Gagalkan Peredaran 1,5 Kg Sabu di Samarinda dan Balikpapan
 
2 Pekan Tim Hyena Polresta Samarinda Menangkap 10 Tersangka dengan 2,5 Kg Sabu
 
Nelayan Batam Minta Ganti Rugi Sebesar Rp 686,7 Miliar kepada Pemilik dan Nahkoda Kapal MT Arman 114 atas Perkara Pencemaran Laut
 
5 Oknum Anggota Polri Ditangkap di Depok, Diduga Konsumsi Sabu
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya
Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]