Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Penggusuran
Polda Metro Jaya Lakukan Rekayasa Lalu Lintas Senin Besok Menuju Kalijodo
2016-02-28 23:36:38

Kasubdit Gakum Polda Metro Jaya, AKPB Budiyanto di Jakarta, Minggu (28/2).(Foto: BH/as)
JAKARTA, Berita HUKUM - Polda Metro Jaya besok akan mendampingi Pemprov DKI Jakarta dijadwalkan akan melakukan pengusuran di kawasan Kalijodo, Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara pada Senin (29/2) besok, setelah sebelumnya mengeluarkan SP 3.

Terkait rencana eksekusi penggusuran tersebut, Ditlantas Polda Metro Jaya akan melakukan rekayasa lalu lintas menuju kawasan Kalijodo, untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang terjadi seperti penolakan warga yang berujung bentrokan.

"Rekayasa lalu lintas akan diterapkan, saat berlangsung pembongkaran bangunan di kawasan Kalijodo," ujar Kasubdit Gakum Polda Metro Jaya, AKPB Budiyanto di Jakarta, Minggu (28/2).

Jalan menuju kawasan Kalijodo yang akan di rekayasa, jalan Jembatan 3 sampai Simpang Kampung Gusti. Jembatan 2 sampai putaran Jabar Agung, akan ditutup dari jam 05.00 sampai selesai pembongkaran. Pengaturan lalu lintas dari arah barat (jalan Teluk Gong Raya) menuju timur (jalan Bandengan Utara) dialihkan melalui jalan Kapuk Muara.

Lalu lintas dari arah timur (jalan Bandengan Selatan) menuju barat (jalan Teluk Gong Raya) dialihkan melalui jembatan 3 dan jembatan 2 ke kiri arah jembatan 5 atau lurus ke arah Latumenten.

Arah lalu lintas yang keluar pintu Tol Angke 1 diluruskan keluar Empang 2.

Kemudian jalan Pengeran Tubagus Angke akan ditutup, lalu lintas dari arah barat (Pesing) dialihkan ke jalan Kampung Gusti atau berputar arah di depan Bakmi Santosa.

Arus lalu lintas dari Jembatan 5 ke Tubagus Angke di Jembatan 2 dialihkan ke kiri jalan Latumenten-Grogol- jalan S.Suparman. Lalu lintas dari arah timur (Grogol) dialihkan ke Jembatan 2 atau jalan Daan Mogot.

Arah lalu lintas yang keluar Tol Tubagus Angke dibelokan ke kiri Pesing arah jalan Daan Mogot.

"Dihimbau kepada masyarakat yang tidak berkepentingan ke kawasanan Kalijodo, agar menghindari ruas jalan tersebut," kata AKBP Budiyanto.(bh/as)


 
Berita Terkait Penggusuran
 
• Pemkot Samarinda Diminta Pertimbangkan Kembali Pembongkaran Bantaran SKM, LAKI Kaltim Kawal Sampai Tuntas
 
• Gusur Warga Bukit Duri, Pelanggaaran HAM Dilakukan Penguasa dan Penegak Hukum
 
• Kapolda Metro Jaya Pantau Lokasi Penggusuran Bukit Duri
 
• Fadli Zon: Rusun Rawa Bebek Tidak Manusiawi
 
• Penggusuran Tanpa Solusi Sebabkan Kemiskinan Baru
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]