Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Eksekutif    
 
TNI
Pisah Sambut Kapuspen Mabes TNI yang Baru Brigjen TNI Wuryanto
2016-10-12 09:31:59

Tampak saat salam Komando Kapuspen TNI yang baru Brigjen TNI Wuryanto, S.Sos, M.Si (kanan).bersama Kapuspen lama Mayjen TNI Tatang Sulaiman pada acara pisah sambut dan ramah tanah bersama para insan pers di Club Esekutif, Persada, Halim PK,Selasa (11/10).(Foto: BH /yun)
JAKARTA, Berita HUKUM - Setelah dilaksanakan upacara serah terima jabatan Kepala Pusat Penerangan Tentara Nasional Indonesia (Kapuspen-TNI) dari Mayjen TNI Tatang Sulaiman kepada Kapuspen yang baru Brigjen TNI Wuryanto di Mabes TNI Cilangkap, kedua pejabat itu malam harinya langsung menggelar acara pisah sambut dengan para wartawan di gedung Griya Persada, Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Selasa (11/10).

Puspen TNI harus dapat memberikan informasi yang relevan, aktual, cepat dan tepat guna pembentukan opini sehingga kegiatan TNI dapat dipublikasikan melalui media dengan baik dalam rangka meningkatkan citra positif TNI.

Mantan Kapuspen Mayjen TNI Tatang Sulaiman yang saat ini menjabat sebagai Pangdam Iskandar Muda dalam sambutannya mengatakan, para awak media adalah sebagai corong informasi TNI. Untuk itu, Panglima Kodam Iskandar Muda ini meminta agar media harus mampu membangun, memelihara, sekaligus mempertahankan persepsi positif masyarakat terhadap TNI dan tetap menjaga prestasi dan reputasi TNI, sehingga kedekatan TNI dengan media tetap terpelihara dan dipertahankan.

"Sebagai bagian dari awak penerangan perlu tindakan yang kreatif, inovatif, dan responsif. Tentu hal ini perlu dijaga agar 460 ribu lebih prajurit TNI yang ada diseluruh Indonesia bisa terpelihara," ungkapnya.

Mayjen TNI Tatang Sulaiman juga menyatakan permintaan maafnya atas kejadian-kejadian konflik yang melibatkan anggota TNI dengan wartawan. Hal ini banyak disebabkan karena kesalahpahaman antara awak media dengan anggota TNI.

"Saya mohon maaf pada rekan-rekan media selama saya bertugas di Puspen TNI, banyak sekali kejadian-kejadian konflik yang melibatkan anggota TNI dengan wartawan. Saya mengakui karena kesalah pahaman antara awak media dengan anggota TNI di lapangan karena minim koordinasi," katanya.

Sementara itu, Kapuspen yang baru Brigjen TNI Wuryanto, S.Sos dalam sambutannya mengatakan, tugas di penerangan bukan hal yang asing lagi karena sebelum menjabat Kasdam III/Siliwangi ia menjabat Kadispen Angkatan Darat.

Brigjen Wuryanto lalu mengatakan, tugas Mayjen Tatang Sulaiman sebagai Kapuspen TNI akan dilanjutkannya, untuk itu Wuryanto berharap para Media selalu mendukung program Puspen TNI. Iapun mengucapkan selamat kepada rekan sejawatnya, Mayjen Tatang Sulaiman yang saat ini menjabat Pangdam Iskandar Muda.

Brigjen TNI Wuryanto, S.Sos, M.Si adalah seorang perwira tinggi TNI Angkatan Darat yang berdasarkan Surat Keputusan Panglima TNI No. Kep/751/IX/2015 tanggal 16 September 2016. Ia mengembat amanat sebagai Kepala Pusat Penerangan TNI. Wuryanto merupakan alumnus Akademi Militer tahun 1986, dari kecabangan infanteri. Sebelumnya, jabatan Wuryanto adalah sebagai Kasdam III/Siliwangi (2015 - 2016) pengganti Mayjen TNI Muhammad Herindra. Sebelumnya juga menjabat Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (2014- 2015).(bh/yun)


 
Berita Terkait TNI
 
• Pengemudi Mobil Plat TNI Palsu Cekcok dengan Pengendara Lain Jadi Tersangka Pasal 263 KUHP
 
• Jenderal Maruli Simanjuntak Resmi Jadi Kepala Staf TNI AD
 
• Meutya Hafid: Utut Adianto Pimpin Panja Netralitas TNI Komisi I
 
• Komisi I DPR RI Sepakat Jenderal Agus Subiyanto menjadi Panglima TNI gantikan Laksamana Yudo Margono
 
• Aspek Netralitas Akan Jadi Sorotan Komisi I dalam RDPU Visi-Misi Calon Panglima TNI
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]