Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Pencemaran Nama Baik
Pilot Gema Merdeka Melaporkan Beberapa Pilot terkait Pencemaran Nama Baik
2017-01-15 07:30:18

Pilot Gema Merdeka Wiyardi di sekolah penerbangan, 14DayPilot Flight Academy saat memberikan keterangan pers di Bareskrim Polri, Jakarta, Sabtu (14/1).(Foto: BH /as)
JAKARTA, Berita HUKUM - Seorang Pilot Gema Merdeka Wiyardi dari sekolah penerbangan 14DayPilot Flight Academy, membawa bukti screenshot ucapan para terlapor di akun facebook ke Bareskrim Polri.

Gema Merdeka melaporkan sejumlah Pilot penerbang dari beberapa Maskapai penebangan karena menyebut dirinya sebagai penipu melalui akun facebook. Laporan Gema diterima di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) dengan nomor LP/44/1/2017/Bareskrim tanggal 14 Januari 2017.

"Kami melaporkan atas dugaan tindakan kalimat 'Penipu' dan pencemaran nama baik yang menyebabkan kerugian non-materi dan materi. Tentu ini merusak kehormatan secara personal," ujar Gema Merdeka, di Bareskrim Polri, Jakarta, Sabtu (14/1).

Kejadian itu bermula ketika dia mempromosikan sekolah penerbangan yang dia kelola di akun facebook, pada bulan September 2016.

Namun, ada sejumlah Pilot mengomentari dan menudingnya sebagai penipu dan tidak mempunyai lisensi pilot.

"Akibat kejadian ini perusahaan saya mengalami kerugian sekitar Rp 1,5 miliar," ucapnya.

Dia menegaskan, bila dia memang menipu, maka para terlapor silahkan tunjukan pihak mana yang telah tertipu.

Bedasarkan laporan Gema ke Bareskrim para pilot terlapor: Tri SP, Faisal Ramon, Fadjar Nugroho dan kawan-kawan.

Sementara itu, Henry Indraguna selaku kuasa hukum Gema menambahkan pihaknya melaporkan para terlapor dengan pasal 310 dan 311 KUHP, jo pasal 27 ayat 3 UU RI No.11 tahun 2008 tentang ITE.

"Terlapor menyerang kehormatan klien kami. Kerugian klien saya karena banyak yang membatalkan (sekolah penerbangan) karena ragu baca berita di facebook. Padahal sudah bayar," paparnya.

Atas laporan ini, pihak pelapor berharap Bareskrim segera memeriksa pihak terlapor.(bh/as)


 
Berita Terkait Pencemaran Nama Baik
 
• Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
 
• Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
 
• Diduga Lalai, Pengusaha Muda Laporkan sebuah Bank Pemerintah ke Polisi
 
• Kasus Denny Siregar, Kapolda Jabar: Saya Baru Dengar dari Wartawan
 
• Ustadz Maheer Ditangkap, Tengku Zulkarnain Tanya Soal Penghina Habib Rizieq
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]