Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Pilkada    
 
Petani
Pilkada OKUT 2020: Enos Dorong Petani Lakukan Inovasi
2020-04-28 16:44:03

Cabub OKU Timur H. Lanosin saat berdialog dengan petani di kebun.(Foto: Istimewa)
OKU TIMUR, Berita HUKUM - Calon Bupati (Cabup) Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur (OKU Timur) H. Lanosin, mengajak seluruh petani di OKU Timur yang tergabung dalam Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) untuk terus berinovasi di sektor pertanian.

Menurut Cabub yang biasa disapa Enos ini, jika sektor pertanian tanpa disertai dengan inovasi maka dikhawatirkan akan berdampak pada penyusutan penghasilan dan bisa mengancam keberlangsungan hidup para petani. Oleh sebab itu, pihaknya akan menggandeng kelompok milenial kreatif untuk berperan serta di sektor pertanian.

"Inovasi bisa dilakukan dengan berbagai bentuk. Misalnya dengan penerapan teknologi yang saat ini sudah canggih atau pengelolaan hasil panen melalui bantuan digital marketing. Selanjutnya yang paling penting adalah optimalisasi Badan Usaha di desa baik yang milik warga apalagi yang milik desa," ujar Enos, kepada para petani saat berdialog di Kecamatan Belitang, Selasa (27/4).

Menurur Enos Kabupaten OKU Timur dikenal sebagai daerah penghasil pangan yang baik. Tentu apa yang sudah dirintis Pak Herman Deru sewaktu menjadi Bupati OKU Timur dua periode dahulu, harus dilanjutkan. OKU Timur bisa terus menjadi lumbung pangan yang produktif juga bernilai ekonomis sehingga para petaninya makmur.

"Sektor pertanian akan tetap menjadi sektor andalan di OKU Timur. Modernisasi alat-alat tani dan pemasarannya serta peningkatan sarana dan prasarana penunjangnya seperti perbaikan jalan desa, penyiapan lumbung-lumbung desa atau gudang penampungan hasil tani akan menajdi hal yang mendapat perhatian secara serius," ucapnya.

Yang lebih penting adalah keterlibatan kelompok muda milenial untuk terjun di sektor pertanian dengan memberi kesempatan seluas-luaanya untuk meningkatkan kapasitas diri dan membangun jaringan yang luas sehingga terjadi kolaborasi efektif baik dalam cara produksi, pengolahan hasil dan pemasaran bidang pertanian.

"Kita akan dorong keterlibatan kaum milenial OKUT di sektor pertanian sehingga akan singkron antara dunia pertanian, termasuk peternakan di dalamnya, dengan sektor ekonomi kreatif dan ekonomi digital," tandasnya.(bh/ams)


 
Berita Terkait Petani
 
Miris Petani Buang Hasil Panen Raya, Daniel Johan Desak Pemerintah Lakukan Intervensi
 
Petani Boyolali Soroti Soal Anggaran Pemilu 110,4 T, Giliran Harga Tomat Dibiarkan Anjlok
 
PKS: Pak Jokowi, Petani Muda Hanya 8 Persen Bukan 29 Persen
 
Pemerintah Harus Data Ulang Kartu Tani Agar Tepat Sasaran
 
Tebang Pohon Jati di Kebunnya, Tiga Petani di Soppeng Divonis 3 Bulan Penjara
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]