Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Eksekutif    
 
Reshuffle
Pikirkan Pengganti Menpora, Presiden Belum Bicara Reshuffle
Tuesday 01 Jan 2013 19:24:04

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.(Foto: Ist)
JAKARTA, Berita HUKUM - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengemukakan, ia masih belum berbicara mengenai reshuffle di antara Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II, karena sedang memikirkan pengganti Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora).

“Saya sedang pikirkan pengganti Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) karena Andi Malarangeng sudah mengundurkan diri,” kata Presiden SBY dalam wawancara dengan Metro TV yang ditayangkan Selasa (1/1) petang.

Mengenai pengganti Andi Malarangeng, Presiden SBY memastikan akan memilih calon yang paling baik. Presiden tidak menjelaskan kriteria mengenai calon yang paling baik itu. Namun Presiden mengingatkan adanya konstelasi bahwa kabinet ini ada yang dari partai politik, ada yang non partai politik.

“Saya akan pegang teguh komposisi partai-partai yang mendukung pemerintahan sesuai dengan struktur suara mereka di DPR. Dengan demikian, membawa rasa keadilan bagi jajaran koalisi tanpa mencenderai apa yang diinginkan oleh rakyat, yaitu menteri yang memiliki kapasitas, integritas yang bagus,” jelas Presiden SBY.

Mengenai kesan kompromi, Presiden menegaskan, politik itu juga berkaitan dengan kompromi, dengan konsensus, dan juga menganut sistem take and give. Tetapi kompromi politik itu tidak meninggalkan prinsip-prinsip dasar. “Yang penting secara rasional tidak berlebihan dan tidak mendikte, dan tidak memaksakan kehendaknya kepada Presiden sebagai Kepala Pemerintahan,” tutur SBY.

Tetap Fokus

Terkait dengan situasi Tahun Politik 2013, Presiden SBY meminta kepada jajaran pemerintahan dari partai politik, baik yang di pusat maupun yang didaerah yang menjadi Gubernur, Bupati/Walikota, untuk tetap fokus pada tugasnya menjalankan tugas-tugas pemerintahan dengan baik.

“Kita punya kebijakan, punya program, akan kita lihat, akan kita ukur manakala ada yang tidak baik, akan saya beri peringatan agar tetap kembali pada tugas pokoknya menjalankan program pemerintahan melayani rakyat,” tegas SBY.

Menurut Presiden, sejauh ini para menteri dari partai politik (18 dari 34 menteri KIB II) tetap menjalankan roda pemerintahan, menjalankan tugas pokoknya. Tetapi terkait tahun 2013 yang sudah menjadi tahun politik, apalagi 2014, Presiden berjanji akan terus memantai para menteri agar betul-betul mematuhi untuk memberikan pelayanan terbaik pada rakyat.

“Rakyat akan melihat manakala ada di antara kita, bukan hanya menteri tetapi juga Gubernur, Bupati/Walikota yang terlalu banyak menggunakan waktunya untuk politik, kurang melayani rakyat, kurang menjalankan tugas-tugasnya, rakyat akan memberikan koreksi,” papar Presiden.

Presiden mengajak semua pejabat pemerintah dari partai politik untuk memegang teguh, untuk merealisasikan tugas-tugasnya sesuai dengan kontrak politik dan pakta integritas.

Presiden berjanji akan terus bekerja bersama-sama pemerintahan sekaligus memastikan para menteri yang berasal dari Parpol benar-benar bisa membagi waktu, dengan mengutamakan kerja untuk pemerintah.

Jadi belum ada yang dijewer?. “Kita lihat saja nanti, mudah-mudahan tidak ada yang menyimpang, dan betul-betul mereka bekerja untuk rakyat,” kata SBY.(es/skb/bhc/sya)


 
Berita Terkait Reshuffle
 
Presiden Lantik Menteri dan Wamen Kabinet Indonesia Maju
 
Jika Reshuffle Acuannya Kontroversi, Tiga Menteri Ini Layak Diganti
 
Bongkar Pasang Menteri Kabinet Jangan Sampai Timbulkan Polemik
 
Azis Syamsuddin Berharap Sosok Muda yang Matang dalam Kabinet
 
Indonesia Butuh Sosok Abdul Mu'ti
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]