Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

White Crit me    
 
Buku Merah
Pihak IndonesianLeaks Sesalkan Bawa Karya Jurnalistik ke Proses Hukum
2018-10-28 06:54:39

Ilustrasi. Tampilan situs indonesialeaks.id.(Foto: Istimewa)
JAKARTA, Berita HUKUM - Pemberitaan tentang dugaan perobekan buku merah dalam kasus korupsi impor daging yang diungkap Indonesialeaks yang menyebut ada keterliabatan Kapolri Jenderal Tito Karnavian menjadi hangat dan bahkan dituding Indonesialeaks menyebarkan berita Hoax.

Polemik kasus Buku Merah tersebut kini telah masuk keperkara hukum, dengan adanya pengaduan yang dilaporkan oleh Elvan Games SH ke Ditreskrimum Polda Metro Jaya, dengan tanda bukti lapor nomor TBL/5758/X/2018/PMJ/Ditreskrimum Polda Metro Jaya tertanggal 23 Oktober 2018 dengan perkara pengaduan palsu pada penguasa dengan pasal 371 KUHP dengan terlapor Abdul Manan, dkk.

Sementara pihak IndonesiaLeaks sendiri menyesalkan membawa karya Jurnalistik (buku merah) tersebut dilaporkan ke proses hukum, karena investigasi laporan 'buku merah' tersebut telah melalui proses standar jurnalistik yang benar.

Ketua Aliansi Jurnalis Independen Indonesia (AJI), Abdul Manan saat dikonfirmasi pewarta BeritaHUKUM.com terkait hal tersebut mengatakan bahwa, sebuah informasi yang bermula dari dokumen fiktif, layak disebut hoax.

Akan tetapi kemuka Manan, tudingan itu tidak berdasar. Sebab, dalam liputan Indonesialeaks dokumen dasarnya jelas. Ada buku merah, Berita Acara Pemeriksaan (BAP), dan informasi pendukung lainnya.

"Semua bahan itu diverifikasi, diuji dan dicari konfirmasinya sebelum diterbitkan menjadi tulisan pada 8 oktober lalu," urainya, saat menjelaskan via WhatApp kepada pewarta pada, Sabtu (27/10).

"Dengan semua informasi itu, kami percaya diri bahwa liputan ini berbasis fakta dan dikerjakan sesuai standar jurnalistik," tegas Manan, yang juga menjabat sebagai redaktur majalah Tempo ini.

Sementara, baginya berpandangan membawa karya jurnalistik, seperti liputan Indonesianleaks ke proses hukum merupakan tindakan yang disesalkan.

"Sebab, sengketa pemberitaan sudah ada mekanismenya di UU Pers, yaitu dengan hak jawab ke media atau pengaduan ke Dewan Pers," jelasnya.

Kabar dugaan aliran dana Basuki Hariman ke petinggi kepolisian ramai dibicarakan sejak Indonesialeaks merilis laporan hasil investigasi. Indonesialeaks merupakan platform bersama untuk menghubungkan pembocor informasi/whistle blower dengan media. Platform dengan alamat Indonesialeaks.id itu digagas empat lembaga, yaitu Free Press Unlimited, Aliansi Jurnalis Independen Indonesia, Tempo Institute dan Perhimpunan Pengembangan Media Nusantara.

Indonesialeaks terdiri dari sejumlah mitra LSM seperti ICW, LBH Pers, Change.org, Greenpeace dan Auriga, dan sejumlah Anggota media nasional.(bh/mnd)


 
Berita Terkait Buku Merah
 
Buku Merah: Polisi 'Semestinya' Tindak Lanjuti Temuan Investigasi IndonesiaLeaks
 
Pihak IndonesianLeaks Sesalkan Bawa Karya Jurnalistik ke Proses Hukum
 
Laporan Indonesianleaks Buku Merah: Antara Berita dan Bukti Hukum
 
Deponering BW Bisa Dicabut Melalui Pengadilan, Ketum GPII Ingatkan Jangan Bermanufer Politis
 
Hentikan, Jangan Adu Domba Polri Vs KPK dan Sebar Hoax, #IndonesiaLeaksCumaISU
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah
Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit
Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional
Sinyal keterlibatan Menhut Raja Juli dalam kasus korupsi Bupati Kuansing Suhardiman Amby
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]