Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Islam
Pidato Raja Jordan Tentang Islam Gemparkan Parlemen Eropa
Tuesday 28 Apr 2015 02:25:49

Pidato Raja Jordan di muka Parlemen Eropa.(Foto: YouTube)
JENEWA, Berita HUKUM - Raja Yordania, Abdullah bi Al-Husein (Abdullah II) menyampaikan pidato tentang islam yang menggemparkan para pemimpin negara Eropa. Di hadapan anggota parlemen Eropa, Abdullah memberikan pidatonya dengan bahasa ingris yang fasih tanpa teks dengan mengatakan bahwa, Islam selalu mencintai perdamaian. Citra Islam yang buruk saat ini merupakan ulah oknum, bukan ajaran dalam Islam.

Pidato itu disampaikannya pada 10 Maret 2015. Berikut petikan pidatonya:

"I am a moslem... i am not perfect....if i do wrong.... dont blame Islam but me ..... 1000 years ago Moslem soldiers were asked not to kill women, kids, old people, trees, not to destroy church and church preachers, synagog and places where people pray to God... This is Islam .... dont let anyone divide us... together we can create the foundations of peace.."

Abdullah II bin al-Hussein kelahiran 30 Januari 1962 adalah Raja Yordania setelah ia naik tahta pada 7 Februari 1999 lalu, setelah kematian ayahnya Raja Hussein. Dia adalah anggota dari keluarga Hashemite yang telah memerintah Jordania sejak 1946 dan mengklaim untuk keturunan nabi Islam Muhammad SAW.

Simak pidato yang dihadiahi 'standing applause' oleh seluruh anggota parlemen Eropa ini yang diunggah di YouTube dari akun David Sutasurya pada (10/4) lalu https://www.youtube.com/watch?v=pUy22hLPeL4 . Klik Video. (serambinews/wiki/bh/sya)


 
Berita Terkait Islam
 
• Pemprov Jabar Hentikan Dukungan Pembiayaan 'Etalase Dunia' Masjid Raya Bandung
 
• Sejarah Kuil Rama di Ayodhya Dibangun Setelah Umat Hindu Merobohkan Masjid Berusia 500 Tahun
 
• Forum Umat Islam Bersatu Laporkan Zulkifli Hasan ke Bareskrim Polri
 
• Pembakaran Al Quran di Swedia, Legislator Ingatkan: Ini Bisa Melukai Hati Umat Islam Sedunia
 
• LDII Sebut Muhammadiyah Kakak Tertua
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]