Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Eksekutif    
 
Stabilitas Ekonomi
Pidato Presiden Tunjukkan Komitmen Pemerintah Jaga Stabilitas Ekonomi
2026-05-21 07:38:31

Presiden Prabowo berpidato pada Sidang Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Indonesia di Gedung Nusantara DPR/DPD RI, Jakarta, Rabu (20/05/2026).(Foto: KemensetnegRI)
JAKARTA, Berita HUKUM - Anggota DPR RI Habib Aboe Bakar Alhabsyi, mengapresiasi pidato Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Paripurna DPR RI terkait penyampaian Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal RAPBN 2027. Menurutnya, pidato tersebut menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah situasi global yang penuh tantangan.

"Kita mengapresiasi Presiden Prabowo yang secara langsung hadir di DPR untuk menyampaikan arah kebijakan ekonomi dan fiskal negara. Ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam membangun komunikasi politik dan transparansi kepada rakyat melalui parlemen," ujar Habib Aboe Bakar Alhabsyi dalam keterangan tertulis kepada Parlementaria, di Jakarta, Rabu (20/5/2026).

Habib Aboe menilai target-target pertumbuhan ekonomi yang disampaikan pemerintah harus diikuti dengan langkah konkret yang berpihak kepada masyarakat kecil, khususnya dalam menjaga daya beli, menciptakan lapangan kerja, dan mengendalikan harga kebutuhan pokok.

"Pertumbuhan ekonomi harus dirasakan rakyat. Jangan sampai angka makro terlihat baik, tetapi masyarakat masih kesulitan mendapatkan pekerjaan dan menghadapi tekanan biaya hidup," kata Politisi Fraksi PKS itu.

Ia juga mengingatkan pentingnya kehati-hatian pemerintah dalam pengelolaan fiskal, terutama terkait utang negara dan efektivitas belanja negara agar benar-benar memberikan dampak terhadap kesejahteraan masyarakat.

"Kita mendukung pembangunan nasional, tetapi pengelolaan anggaran harus tetap prudent, efisien, dan tepat sasaran. Setiap rupiah APBN harus kembali kepada kepentingan rakyat," tegasnya.

Selain itu, Habib Aboe meminta pemerintah memperkuat sektor pangan, energi, dan UMKM sebagai fondasi ketahanan ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global.

"Ketahanan pangan, energi, dan penguatan UMKM harus menjadi prioritas. Ini penting agar ekonomi nasional memiliki fondasi yang kuat dan tidak terlalu rentan terhadap gejolak global," ujarnya.

Habib Aboe menegaskan Fraksi PKS di DPR RI akan terus mengawal pembahasan RAPBN secara kritis dan konstruktif demi memastikan kebijakan fiskal pemerintah benar-benar berpihak kepada kepentingan rakyat dan keadilan sosial.(rdn/DPR/bh/sya)


 
Berita Terkait Stabilitas Ekonomi
 
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah
Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit
Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional
Sinyal keterlibatan Menhut Raja Juli dalam kasus korupsi Bupati Kuansing Suhardiman Amby
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]