Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

White Crime    
 
Kasus Century
Petinggi Bank Century Kembali Diperiksa
Tuesday 03 Sep 2013 11:52:41

Gedung KPK.(Foto: BeritaHUKUM.com/din)
JAKARTA, Berita HUKUM - Kasus dugaan korupsi terkait Bank Century terus digenjot oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pada siang, Senin (2/9) kemarin, KPK melakukan upaya penyidikan kembali dugaan korupsi yang diduga menyebabkan kerugian negara sebesar Rp6,7 triliun itu.

Kelanjutan dilakukan oleh tim penyidik KPK dengan memeriksa mantan Direktur Utama Bank Century Robert Tantular. “Iya, yang bersangkutan diperiksa untuk tersangka BM,” kata Kepala Bagian Pemberitaan Priharsa melalui media seluler kepada pewarta BeritaHUKUM.com, di Jakarta, Senin (2/9).

Selain diperiksa terkait penetapan Bank Century, yang kini telah menjadi Bank Mutiara, sebagai bank gagal. Pemeriksaan juga dilakukan terkait kasus korupsi pemberian fasilitas pendanaan jangka pendek (FPJP). Bailout Bank Century senilai Rp6,7 triliun sendiri diketahui untuk penyelamatan perekonomian. Bailout disebut-sebut bertujuan menyelamatkan dampak sistemik ekonomi bangsa pascakrisis 1988. Pemberian bailout itu kemudian diketahui terdapat keganjilan.

Hingga saat ini KPK telah menetapkan 2 orang tersangka dalam kasus ini, yakni BM dan SCF. Inisial BM diketahui bernama Budi Mulya, sedangkan inisial SCF bernama Siti Chalimah Fadjriah.(bhc/fwp)


 
Berita Terkait Kasus Century
 
• Asia Sentinel Akhirnya Minta Maaf Ke SBY, Partai Demokrat dan Rakyat Indonesia
 
• SBY: Tangkap dan Penjarakan Saya Kalau Fitnah Itu Benar
 
• Demo HMS Tuntut Sri Mulyani dan Boediono Mesti Dimeja Hijaukan terkait Kasus Bank Century
 
• Diluncurkan, Buku Tim Sembilan Membongkar Skandal Century
 
• Timwas Century Minta Pemerintah Serahkan Potensi Aset Yang Bisa Dikembalikan
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]