Obama dan ibu" /> BeritaHUKUM.com - Pesawat Tak Berawak Ditemukan di Gedung Putih

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Amerika Serikat
Pesawat Tak Berawak Ditemukan di Gedung Putih
Tuesday 27 Jan 2015 08:25:25

Gedung Putih menyatakan tidak ada alasan pada saat ini untuk menyatakan keluarga presiden dalam bahaya.(Foto: twitter)
AMERIKA SERIKAT, Berita HUKUM - Sebuah pesawat tak berawak berukuran kecil atau lebih dikenal dengan drone ditemukan anggota badan rahasia di halaman Gedung Putih, lapor media Amerika Serikat.

Juru bicara Presiden Barack Obama memastikan sebuah "alat" ditemukan tetapi tidak berbahaya.
Obama dan ibu negara saat ini sedang mengunjungi India.

Badan rahasia yang ditugaskan mengamankan presiden, Secret Service, dikecam karena beberapa kali terjadi keteledoran, yang menyebabkan dilakukannya perubahan kepemimpinan organisasi.

Pada bulan September seorang pria bersenjata pisau meloncat pagar Gedung Putih dan memasuki gedung tersebut.
Beberapa hari sebelumnya seorang pengawal keamanan swasta bersenjata diizinkan berada di dalam lift yang sama dengan presiden.

Meskipun Obama dan istri berada di New Delhi ketika pesawat ditemukan, anak-anak mereka diduga berada di Washington DC, lapor the New York Times.

Pada konferensi pers di India, juru bicara Gedung Putih Josh Earnest mengatakan," Saya tidak memiliki alasan pada saat ini untuk menyatakan keluarga presiden dalam bahaya."

Meskipun dia tidak merinci "alat" yang ditemukan, laporan media AS menyebutkan sebuah pesawat tidak berawak.

Banyak pesawat sejenis dapat dibeli umum sebagai mainan, berbeda dengan bentuk lebih besar yang dipakai untuk kepentingan militer.(BBC/bhc/sya)


 
Berita Terkait Amerika Serikat
 
• DPR AS Lakukan Pemungutan Suara untuk Makzulkan Biden
 
• Amerika Serikat Lacak 'Balon Pengintai' yang Diduga Milik China - Terbang di Mana Saja Balon Itu?
 
• Joe Biden akan Mengundang Para Pemimpin Indo-Pasifik ke Gedung Putih
 
• AS Uji Rudal Hipersonik Mach 5, Lima Kali Kecepatan Suara
 
• Sensus 2020: Masa Depan Populasi AS Bercorak Hispanik
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]