Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Pemilu    
 
Pemilu 2014
Pertemuan Cikini Membahas Capres Koalisi Indonesia Raya
Thursday 17 Apr 2014 23:54:14

Prof. Dr. H. Amien Rais salah satu pendiri Partai Amanat Nasional (PAN) saat di Cikini Raya, Menteng, Jakarta Pusat pada, Kamis (17/4).(Foto: BH/put)
JAKARTA, Berita HUKUM - Setelah para tokoh parpol dan ormas Islam berkumpul di rumah mewah di Cikini Raya 24 Jakarta Pusat, selepas melakukan pertemuan tertutup selama sekitar 3 jam. Sekitar pukul 22.30 WIB, tokoh-tokoh yang hadir dalam pertemuan tersebut mulai meninggalkan kediaman Hasyim Ning. Tokoh yang pertama keluar adalah ketua MPP PAN Amien Rais. Amien hadir tepat saat shalat magrihb berjamaah dirumah mewah tersebut.

Sebelumnya Amien Rais sempat memberikan pernyataan kepada wartawan yang sudah berkumpul sejak sore hari.

"Saya mengusulkan poros tengah nggak usah dipakai lagi. Karena konotasi agak sempit dan konteksnya sudah lepas, itu adalah satu dekade lalu. Saya mengusulkan istilah yang lebih merangkul semua anak bangsa, yaitu koalisi Indonesia raya," kata Amien Rais saat tiba dalam pertemuan tokoh parpol Islam di Cikini Raya, Menteng, Jakarta Pusat, pada Kamis (17/4).

Seusai acara Amien Rais tidak juga sempat berkomentar mengenai hasil pertemuan dari tokoh-tokoh parpol Islam.

"Kita masih menyatukan gagasan," ujar Amien singkat.

Hal senada juga disampaikan petinggi-petinggi parpol lain yang turut hadir dalam pertemuan itu. Mereka mengaku masih menyatukan visi.

"Kita akan menyatukan pertemuan-pertemuan selanjutnya," ucap Presiden PKS, Anis Matta.

Selain itu dihadiri tokoh penting dari 4 parpol Islam yakni PPP, PKB, PAN, dan PKS. Dalam pertemuan ini juga hadir tokoh dari berbagai ormas Islam seperti Sekjen FUI Ustad Alkhatat, dan besok ormas-ormas islam akan mendatangi gedung MUI dan menyampaikan pandangan politiknya.

Beberapa tokoh yang hadir antara lain Ketua MPP PAN Amien Rais, Bendahara umum Bachrudin Nasori, MenPAN Azwar Abubakar, Presiden PKS Anis Matta, mantan Ketua MUI Amidhan, Muhdi PR, mantan politisi Gerindra yang kini aktif di PPP dan Waketum PPP Emron Pangkapi.(bhc/dbs/dar)





 
Berita Terkait Pemilu 2014
 
Sah, Jokowi – JK Jadi Presiden dan Wakil Presiden RI 2014-2019
 
3 MURI akan Diserahkan pada Acara Pelantikan Presiden Terpilih Jokowi
 
Wacana Penghapusan Kementerian Agama: Lawan!
 
NCID: Banyak Langgar Janji Kampanye, Elektabilitas Jokowi-JK Diprediksi Tinggal 20%
 
Tenggat Pendaftaran Perkara 3 Hari, UU Pilpres Digugat
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]