Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
PON Riau
Pertarungan Karate Ricuh, Pelatih Jateng Banting Kursi
Thursday 13 Sep 2012 16:30:36

Ilustrasi (Foto: Ist)
Riau, Berita HUKUM - Pertarungan cabang olahraga (cabor) karate di PON XVIII / 2012 Riau tidak berjalan mulus. Pertarungan di nomor komite yang berlangsung di GOR Tribuana, Pekanbaru, Kamis (13/9), diwarnai kericuhan.

Kericuhan terjadi saat pertarungan perempat final kelas 55 kg putra. Saat itu karateka Jawa Tengah (Jateng), Imam Tauhid Raga Nanda, bertarung melawan lawan karateka DKI Jakarta, Tebing.

Pertarungan berakhir dan dimenangi Tebing 4 - 2. Tiba - tiba pelatih karate Jateng Munginsdi mengamuk. Dia mengambil kursi dan melemparkannya ke arena pertandingan. Dia juga mengejar, mendorong dan mengamuk wasit dan juri pertandingan.

Situasi ini memancing emosi kontingen Jateng yang ikut - ikutan masuk lapangan. Sementara itu, atlet dan penonton yang berada di tribun berteriak - teriak dan ada yang melempar botol air minum kemasan. "Wasit tidak fair, keputusannya tidak adil", teriak kontingen Jateng.

Sementara atlet dan pendukung KI Jakarta juga tidak mau kalah. "Kampungan, kampungan", kata pendukung dan atlet DKI. Polisi dan pihak keamanan turun ke lapangan. Ofisial tim lain juga membantu melerai aksi ricuh ini. Situasi akhirnya bisa dikendalikan, kendati pertandingan lainnya sempat terhenti. Pertandingan lainnya bisa dilanjutkan.

Anggota kontingen karate Jateng, Amin Siahaan mengatakan, seharusnya wasit mengambil keputusan secara fair dalam memimpin, sehingga atlet dan kontingan tidak merasa dirugikan.

"Keputusan harus fair dan jujur. Biarkan yang terbaik jadi pemenang dan juara. Selama itu dilakukan dan dijalankan, semuanya pasti enak", tutur Amin, di pinggir lapangan.(tbn/bhc/rby)


 
Berita Terkait PON Riau
 
• KPK Periksa Lagi Dua Anggota DPRD Riau
 
• Pertarungan Karate Ricuh, Pelatih Jateng Banting Kursi
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]