Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

EkBis    
 
Pertamina
Pertamina Ekspansi ke Thailand dan Cina
Friday 21 Oct 2011 23:53:51

Pertamina mulai melebar sayap bisnisnya ke manca negara (Foto: Ist)
PEKANBARU (BeritaHUKUM.com) – PT Pertamina (Persero) merencanakan untuk melakukan ekspansi bisnis ke Indocina dan Cina pada tahun depan. Jalan masuk menguasai pasar Indocina adalah dengan cara mengakuisisi sebuah fasilitas atau pabrik pelumas yang ada di Thailand. Strategi bisnis di Cina adalah dengan mengakuisisi produk lokal.

"Dalam melakukan ekspansi bisnis ke luar negeri kami menerapkan strategi yang berbeda dengan mempertimbangkan efisiensi dan budaya setempat," ujar Asisten Manajer Marketing Luar Negeri PT Pertamina Nugroho Setyo Utomo di Pekanbaru, Jumat (21/10), seperti diberitakan Antara.

Sejauh ini, produk pelumas perusahaan BUMN itu telah merambah ke 19 negara di dunia. Nugroho menambahkan, penjualan pelumas Pertamina terus meningkat hingga 127 persen dalam kurun 2008 hingga September 2011.

Dalam kesempatan ini, Nugroho juga menyatakan pihaknya juga akan merambah pasar produk pelumas ke Amerika Serikat (AS) pada 2012 atau lebih cepat dari target yang ditetapkan sebelumnya. "Ekspansi pelumas Pertamina ke AS, tepatnya di Seattle, pada 2012. Ini tidak diperkirakan sebelumnya karena perusahaan awalnya menargetkan baru pada 2016," katanya.

Ia menjelaskan, rencana tersebut cukup mengejutkan karena sebuah perusahaan AS yang justru melakukan pendekatan ke Pertamina untuk mendapatkan pelumas untuk industri. "Selain karena kualitas produk kami, perusahaan AS itu memilih Pertamina karena dinilai lebih fleksibel dalam negosiasi," ujar dia.

Peluang itu langsung disambut Pertamina dengan menjajaki kerja sama (partnership) untuk memproduksi pelumas di AS. Apabila prospek bisnis di AS dinilai menguntungkan. “Tidak tertutup kemungkinan Pertamina bakal membangun pabrik pengemasan oli di AS,” tegas Nugroho.(ant/ind)


 
Berita Terkait Pertamina
 
• Kasus Korupsi Pertamina, Legislator Desak Audit Total BUMN Migas
 
• Kejagung Bantah Pertamina: Pertamax Dioplos Pertalite, Dijual Seharga Pertamax
 
• Istana Dukung Kejagung Bersih-bersih di Pertamina: Akan Ada Kekagetan
 
• Terkait Tuduhan SPBU Semper Layani Pertalite Pakai Jerigen, Ketum FWJ Indonesia: Jangan Asal Tuduh
 
• Pemerintah Jangan Simpang Siur Sikapi Penanganan Pasca Kebakaran di Depo Pertamina Plumpang
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]