Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Bangsa
Peran Ormas dan BEM Merawat Kebhinekaan Bangsa
2018-08-04 09:43:58

JAKARTA, Berita HUKUM - Peran Organisasi Masyarakat (Ormas) dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dalam merawat Kebhinekaan Bangsa pada hakikatnya mewujudkan persatuan dan kesatuan Bangsa, yang digunakan untuk kepentingan cita-cita nasional dalam rangka tetap terjaganya keutuhan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Demikian amanat tertulis Asisten Teritorial (Aster) Panglima TNI Mayjen TNI Kustanto Widiatmoko, M.D.A., yang dibacakan oleh Paban IV/Komsos Ster TNI Kolonel Inf Sachono, S.H., M.Si., dihadapan sekitar 700 peserta Komsos TNI dengan Komponen Bangsa TA 2018 di Gedung Sasono Langen Budoyo, TMII, Jakarta Timur, Jumat (3/8).

Tema yang diangkat pada kegiatan tersebut, yaitu "Peran Ormas dan BEM Dalam Merawat Kebhinekaan Guna Mewujudkan Persatuan dan Kesatuan Bangsa,".

Menurut Mayjen TNI Kustanto Widiatmoko, seluruh komponen bangsa untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan bangsa perlu juga dibarengi dengan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) masyarakat Indonesia, guna lebih meningkatkan peran serta warga negara dalam mewujudkan kedaulatan NKRI untuk mengisi pembangunan nasional. "Kita sebagai bagian warga negara dan komponen bangsa agar selalu memupuk persatuan di wilayah masing-masing," ucapnya.

Ditambahkan pula bahwa keterlibatan komponen masyarakat sebagai pertahanan bangsa diharapkan dapat membantu pemerintah daerah dalam membantu mewujudkan stabilitas pembangunan, keamanan dan ketertiban masyarakat di daerah. "Untuk itu, diperlukan kepedulian serta kewaspadaan masyarakat dalam mengimplementasikan tugas-tugas generasi penerus bangsa sebagai wujud bakti kita kepada Bangsa dan Negara," ujarnya.

Lebih lanjut Aster Panglima TNI menyampaikan bahwa dalam mencermati perkembangan lingkungan strategis yang semakin dinamis secara langsung maupun tidak langsung, akan berpengaruh terhadap pertahanan Negara, dan dapat menghadirkan kecenderungan terhadap perspektif kemungkinan ancaman nyata yang menjadi gangguan keutuhan Bangsa dan Negara.

Di sisi lain, Mayjen TNI Kustanto Widiatmoko mengingatkan bahwa dalam menghadapi Pemilu tahun 2019 dimungkinkan adanya kerawanan yang harus diwaspadai oleh seluruh komponen bangsa, khususnya peran masyarakat dan mahasiswa dalam menjaga kondusifitas wilayah.

Diakhir amanatnya, Aster Panglima TNI Mayjen TNI Kustanto Widiatmoko berharap acara pelaksanaan Komsos TNI bersama Ormas dan BEM tahun 2018, bukan hanya sekedar kegiatan rutin. "Kegiatan ini dapat dimanfaatkan sebagai sarana komunikasi dan koordinasi untuk memberikan solusi permasalahan yang terjadi, serta menyamakan persepsi yang terkait dengan tugas masing-masing," katanya.(TNI/bh/sya)



 
Berita Terkait Bangsa
 
Indonesia Akan Maju Jika Jiwa Berkarya dan Ingin Bermanfaat Jadi Karakter Bangsa
 
Nasionalisme Iptek dan Riset Berbasis Keanekaragaman Hayati Diperlukan Untuk Kemajuan Bangsa
 
Bangsa Terbelah, Ini Menyedihkan
 
Bangsa Yang Dikepung Masalah
 
Refleksi Akhir Tahun 2019 Warganet: Indonesia Sudah 'On The Track' Menuju Bangsa Maju
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]