Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Aceh
Pepoa Batas Aceh Timur Dengan Gayo Luwes
Wednesday 19 Jun 2013 15:39:21

WaBup Syahrul didampingi Kabag Humas Setdakab Amran SE dan rombongan Pemkab Aceh Timur saat melihat peta perbatasan.(Foto: BeritaHUKUM.com/kar)
ACEH, Berita HUKUM - Titik kawasan Pepoa, Gampong Lelis, Kecamatan Serbajadi merupakan titik batas Kabupaten Aceh Timur dengan Gayo Luwes, Provinsi Aceh. Titik batas tersebut merupakan batasan sebagaimana disepakati baru-baru ini.

“Bahkan titik batas Pepoa ini juga sudah diberikan patoknya pada zaman Belanda menguasai Aceh. Pepoa merupakan titik batas Aceh Timur–Gayo Luwes,” ujar Wakil Bupati Aceh Timur, Syahrul Bin Syama’un ketika meninjau dan mendampingi Tim Pengarah Pengawas Batas Daerah (PPBD) Aceh di Pepoa, Desa Lelis, Kecamatan Serbajadi–Lokop, Selasa (18/6) kemaren.

Syahrul meminta Camat Serbajadi dan para aparatur desa setempat untuk mengawal proses pemancangan patok perbatasan yang akan dilakukan tim PPBD dan tim Teknis Penegasan Batas Daerah (TPBD) Aceh bersama tim Kabupaten Aceh Timur dan Gayo Luwes.

"Pancang atau patok harus dibangun pada titik yang telah disepakati oleh Pemkab Aceh Timur dan Pemkab Gayo Luwes, bahkan seluruh aparatur desa dan tokoh masyarakat Lokop telah membuat surat pernyataan sepakat batas Aceh Timur dengan Gayo Luwes berada di Pepoa,” kata Syahrul didampingi Kabag Humas Setdakab Aceh Timur, T Amran SE.

Syahrul menambahkan, "pihaknya menyesalkan adanya salah satu rumah yang dibangun Badan Reintegrasi Aceh (BRA) di Desa Lelis, Kecamatan Serbajadi–Lokop tertulis BRA Gayo Luwes. Secara tidak langsung, Pemkab Gayo Luwes telah mencaplok wilayah Aceh Timur, namun kita tidak mempersoalkan karena rumah tersebut dibangun tahun 2007, didalam rumah tersebut tak ada pemiliknya," tambahnya.

"Kedepan kita harus pertegas bahwa wilayah Aceh Timur itu sampai di Pepoa,” tegas Syahrul, yang mantan Kombatan GAM tersebut.(bhc/kar)


 
Berita Terkait Aceh
 
• Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
 
• Dapil 1 di Aceh Besar Banda Aceh Tgk. Mustafa Pecah Telor Hantar Wakil PDI-Perjuangan
 
• Hina Rakyat Aceh Secara Brutal, Senator Fachrul Razi Kecam Keras Deni Siregar
 
• Eks Jubir GAM Yakin Aceh Aman Jelang HUT GAM dan Pemilu 2019
 
• Mendagri: Jangan Menyudutkan yang Berkaitan dengan Dana Otsus
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]