Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

White Crime    
 
Kasus Import Daging
Penyidik KPK Sambangi Kediaman Istri Muda LHI Darin Mumtazah
Thursday 30 May 2013 16:47:49

Tersangka Kasus Import daging Sapi Luthfi Hasan Ishaaq, saat di Gedung KPK.(Foto: BeritaHUKUM.com/put)
JAKARTA, Berita HUKUM - Darin Mumtazah, siswi SMK Dewi Sartika, Jatinegara Jakarta Timur, sudah tiga kali dilakukan pemanggilan oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Akhirnya hari ini, Kamis (30/5) penyidik KPK mendatangi kediaman Darin, yang diduga sebagai Isteri Muda Tersangka Kasus Import daging Sapi Luthfi Hasan Ishaaq (LHI) dikawasan Jatinegara Jakarta Timur.

"KPK membawa surat panggilan dan hendak melakukan pemeriksaan namun yang bersangkutan tadi katanya tidak ada," ujar Juru Bicara KPK Johan Budi melalui pesan singkatnya kepada wartawan, Kamis (30/5).

Nama Darin Mumtaz sering muncul di media massa, akibat kedekat dengan mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Luthfi Hasan Ishaaq tersangka dalam kasus dugaan suap penambahan kuota impor daging sapi di Kementrian Pertanian. Darin di duga merupakan istri simpanan dari Luthfi Hasan Ishaaq (LHI).

Bahkan Darin diduga telah dinikahi oleh Luthfi, serta mendapatkan sejumlah pemberian barang berharga, maupun di kontrakkan tempat tinggal mewah oleh tersangka Luthfi Hasan Ishaaq (LHI).

Sebelumnya, Rabu (29/5) Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto menduga bahwa Darin termasuk Saksi yang diperlukan untuk untuk Tersangka Luthfi Hasan Ishaaq

Bambang Widjojanto mengatakan terkait jadwal pemeriksaan Darin itu sudah dipanggil, nah kalau sudah dipanggil dia tidak hadir akan ada berita acara pemanggilan dan hari ini saya rasa waktu terakhir untuk melacak Darin ada dimana.

"Kalau nanti dia tetap tidak hadir, bila kita sudah masukan seluruh proses
pemanggilannya itu di dalam Berita Acara Pemeriksaan, dalam berkas perkara, maka dipengadilan masih bisa dipanggil dan memungkinkan dipanggil paksa," pungkas Bambang.(bhc/put)


 
Berita Terkait Kasus Import Daging
 
MA Tambah Hukuman Luthfi Hasan Ishaaq Jadi 18 Tahun
 
Suap Import Daging, Maria Elizabeth Divonis 2 Tahun 3 Bulan Penjara
 
Suap LHI, Maria Elizabeth Liman Dituntut 4,5 Tahun Bui
 
Kasus Suap Impor Daging, KPK Tahan Maria Elisabeth Liman
 
Luthfi Hasan Ishaaq Divonis 16 Tahun Penjara
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]