Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

White Crime    
 
Kasus Century
Penyidik KPK Belum Buat Laporan Pemeriksaan Sri Mulyani
Thursday 02 May 2013 17:32:05

Mantan Menteri Keuangan, Sri Mulyani (Foto: Ist)
JAKARTA, Berita HUKUM - Mantan Menteri Keuangan RI yang sekarang menjabat direktur Bank Dunia, Sri Mulyani Indrawati sudah dua kali diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Amerika. Sri Mulyani diperiksa dalam kasus bank Century. Ia diperiksa, Selasa (30/4) dan Rabu (1/5) di Kedutaan Besar Republik Indonesia di Amerika.

Bambang Widjojanto, Wakil Ketua KPK mengatakan, Sri Muyani sudah diperiksa oleh penyidik KPK yang berada di Amerika. Namun, penyidik itu sampai saat ini belum memberikan laporan pada pimpinan. "Yang tanggal 30 pasti sudah, yang tanggal 1, saya belum dapat penjelasan," kata Bambang Widjojanto, Kamis (2/5).

Untuk itu pihaknya menunggu laporan dari penyidik. "Iya cuma kan kalau penyidik belum bikin report. Biasanya kan ada kiriman report," katanya Bambang. Rencananya, Sri Mulyani akan diperiksa tiga kali oleh penyidik KPK.

Jika nanti tim yang berada di di Amerika sudah memberikan laporan, pimpinan KPK berjanji akan menyebarkan pada publik melalui media. "Kiriman itu setelah dibaca oleh pimpinan, baru diputuskan boleh di share ke publik atau tidak. Karena ada juga yang tidak boleh di share ke publik. Ini saya belum dapat mandat itu," tambahnya.

Bambang kembali menegaskan bahwa Sri Mulyani dibutuhkan keterangan saat ia menjabat sebagai Menkeu. Sebab, saat itu ia mempunyai otoritas dalam hal bail out Bank century. "Sri Mulyani kan menteri (saat ini mantan menteri), punya otoritas. Otoritas itu dalam konteks bail out seperti apa. Pasti ditanya gitu. Simple kok," tegasnya.

Seperti diketahui, tim KPK berangkat ke Amerika pada tanggal 22 April 2013. Selain memeriksa Sri Mulyani, tim tersebut juga memeriksa saksi lainnya dalam kasus yang sama.(bhc/din)


 
Berita Terkait Kasus Century
 
• Asia Sentinel Akhirnya Minta Maaf Ke SBY, Partai Demokrat dan Rakyat Indonesia
 
• SBY: Tangkap dan Penjarakan Saya Kalau Fitnah Itu Benar
 
• Demo HMS Tuntut Sri Mulyani dan Boediono Mesti Dimeja Hijaukan terkait Kasus Bank Century
 
• Diluncurkan, Buku Tim Sembilan Membongkar Skandal Century
 
• Timwas Century Minta Pemerintah Serahkan Potensi Aset Yang Bisa Dikembalikan
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]