Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

White Crime    
 
Aceh
Penyelewengan Dana SPP-PNPM di Aceh Capai 2 Miliar
Friday 22 Mar 2013 15:49:10

Jafar Hanafi SH, Kepala Bidang Spesialis Penanganan Pengaduan Masalah (SPPM) PNPM Aceh.(Foto: BeritaHUKUM.com/sul)
BANDA ACEH, Berita HUKUM – Terhitung dari tahun 2011 hingga 2013 ini, jumlah total penyelewengan dana Simpan Pinjam Perempuan (SPP) serta dana Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Pedesaan (PNPM-P) Provinsi Aceh mencapai Rp 2 miliar.

Dana yang diselewengkan bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN), Anggaran Pendapatan Belanja Aceh (APBA) serta World Bank tersebut, dikatakan Jafar Hanafi SH, Kepala Bidang Spesialis Penanganan Pengaduan Masalah (SPPM) PNPM Aceh, melalui BlackBerry Messenger, Jum'at (22/3).

Sebanyak 18 kabupaten di Aceh yang mendapat suplai dana PNPM, dan proses pengembaliannya sudah mencapai 96 persen dari target Nasional senilai 97, terangnya.

Namun ada beberapa kabupaten yang dinyatakan alot dalam pengembalian dana PNPM tersebut. Diantaranya Kabupaten Semeulu sebesar Rp 1,1 miliar lebih, kemudian Takengon Kabupaten Aceh Tengah berkisar Rp 780 juta. "Kedua kabupaten tersebut yang berpotensi besar melakukan penyelewengan," sebut Hanafi

Umumnya yang melakukan penyimpangan tersebut dilakukan oleh pengurusnya yakni kerap terjadi ketika pergantian pengurus baru dengan yang lama. Menurutnya untuk langkah penyelesaianya dengan mengambil langkah secara kekeluargaan, namun jika tidak selesai maka dengan sangat terpaksa diproses melalui jalur hukum.

Beberapa hal yang harus diketahui oleh pengurus dana PNPM, katanya lagi, setiap kecamatan di masing-masing kabupaten yang sudah tercatat sebagai kecamatan yang terindikasi melakukan penyelewengan, maka tidak akan mendapatkan suntikan dana tersebut dari Bank Dunia.

Penetapan peraturan ini didasarkan surat Dirjen Pemberdayaan Masyarakat dan Kementerian Dalam Negeri, tandasnya. Hanafi sangat berharap kepada pemangku amanah dana tersebut untuk menjalankan sebagaimana aturanya.

Karena dana tersebut akan sangat membantu masyarakat dalam menjalankan usaha khususnya kaum perempuan di pedesaan.(bhc/sul)


 
Berita Terkait Aceh
 
• Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
 
• Dapil 1 di Aceh Besar Banda Aceh Tgk. Mustafa Pecah Telor Hantar Wakil PDI-Perjuangan
 
• Hina Rakyat Aceh Secara Brutal, Senator Fachrul Razi Kecam Keras Deni Siregar
 
• Eks Jubir GAM Yakin Aceh Aman Jelang HUT GAM dan Pemilu 2019
 
• Mendagri: Jangan Menyudutkan yang Berkaitan dengan Dana Otsus
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]