Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

EkBis    
 
Mudik
Penumpang Bus Lebaran Berkurang, Namun Penumpang KA, Kapal Laut, dan Pesawat Naik
Monday 06 Jul 2015 15:09:07

Ilustrasi. Situasi di pelabuhan Merak saat Mudik Lebaran.(Foto: BH/sya)
JAKARTA, Berita HUKUM - Pemerintah memperkirakan jumlah pemudik lebaran tahun yang menggunakan angkutan transportasi umum jenis bus tidak akan bertambah atau mungkin bahkan berkurang 5 persen. Namun untuk pemudik yang menggunakan kereta api (KA) diperkirakan akan naik sekitar 8% – 9%, angkutan laut naik sekitar 3%, dan angkutan udara sekitar 2%.

“Jadi secara nasional pengguna angkutan transportasi umum akan naik sekitar 2%, atau diestimasikan ada sekitar 20 juta pemudik yang menggunakan angkutan transportasi umum,” kata Menteri Perhubungan (Menhub) Ignasius Jonan kepada wartawan seusai Sidang Kabinet Paripurna, di kantor Kepresidenan, Jakarta, Senin (6/7) siang.

Menhub menjelaskan, pemerintah sudah membuka Posko Nasional untuk memantau arus mudik dan balik Lebaran sejak H-15 Idul Fitri dan akan beroperasi hingga H+9 Idul Fitri mendatang.

Ia menyebutkan, untuk Operasi Lebaran tahun ini Posko Nasional berkonsentrasi di 13 provinsi, 44 terminal bis, 8 lintasan penyebrangan yang utama, 52 pelabuhan laut, 35 bandara, dan kalau kereta api Jawa Sumatera yang ada.

Yang membedakan, lanjut Menhub, pada Lebaran tahun ini ada Tol Merak-Jakarta-Brebes yang sudah terhubung sepanjang 397 kilometer. Disamping itu, pada penyebrangan Merak Bakauheni ada tambahan 3 kapal penyebrangan besar yang masing-masing bisa mengangkut kurang lebih 200 kendaraan, tergantung jenis, dan 800 penumpang.

Kalau soal sarana, menurut Menhub, untuk moda jalan raya atau bus itu naik kira-kira 5% menjadi 44.871, kapal penyebrangan naik dari 174 kapal tahun lalu yang beroperasi, menjadi 187 di tahun ini atau naik 13, ini naik 8%.

“Untuk laut, hanya naik 5 kapal dari 1259 menjadi 1264 termasuk 2 kapal dari TNI AL yang disiagakan apabila memang ada kebutuhan yang meningkat,” jelas Jonan.

Utuk pesawat udara, menurut Menhub, tahun lalu yang dioperaikan 430 pesawat udara, tahun ini 450 pesawat udara. Sementara jumlah rangkaian kereta api tahun lalu 325, tahun ini 370 atau naik sekitar 10%.(SLN/RAH/ES/setkab/bh/sya)


 
Berita Terkait Mudik
 
Mudik Lebaran 2024, Korlantas: 429 Orang Meninggal Akibat Kecelakaan
 
Gelar Rakor Lintas K/L, Polri Pastikan Mudik-Balik Lebaran 2024 Berjalan Aman dan Nyaman
 
Kemenhub Diingatkan Agar Mudik Lebaran 2023 Harus Lebih Lancar dan Terkendali
 
Buka Rakernis Korlantas, Kapolri: Wujudkan Mudik 2023 Aman hingga Tingkatkan Pelayanan Publik
 
Kapolri Lepas 11.300 Peserta Mudik Gratis Polri 2022 Tujuan Jawa Barat, Jawa Tengah-DIY dan Jawa Timur
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya
Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]