Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Cina
Pentagon: Jet Tempur Cina 'Cegat' Jet Patroli AS
Saturday 23 Aug 2014 18:50:01

AS merilis foto jet tempur Su-27 yang diklaim mencegat pesawat AS.(Foto: Istimewa)
CINA, Berita HUKUM - Sebuah jet tempur Cina terbang sangat dekat dan membahayakan sebuah pesawat patroli militer AS di atas perairan internasional di timur Pulau Hainan Cina, kata Pentagon.

Juru bicara John Kirby mengatakan bahwa AS telah mengirim protes kepada militer Cina atas apa yang mereka sebut dengan pencegatan di udara dan menyebut tindakan pilot jet tempur Cina "tidak aman dan tidak profesional."

Ia mengatakan bahwa pesawat Cina itu hanya berjarak 10 meter dari pesawat Angkatan Laut AS.
Para koresponden mengatakan ini adalah insiden keempat sejak bulan Maret.

Hingga saat ini tidak ada komentar mengenai insiden tersebut dari Cina.

Laksamana Kirby mengatakan kejadian itu terjadi pada hari Selasa (19/8) ketika sebuah pesawat tempur Cina Su-27 mencegat pesawat patroli Poseidon P-8 milik Angkatan Laut AS dalam misi rutin.

Kami telah memberitahu keberatan kami kepada Cina mengenai pencegatan yang tidak aman dan tidak profesional itu, serta mengancam keselamatan para awak pesawat serta tidak konsisten dengan hukum internasional," kata Kirby.

Ia mengatakan bahwa manuver Cina itu tidak sejalan dengan upaya untuk meningkatkan hubungan militer kedua negara.

Jet tempur Cina terbang sangat dekat dengan pesawat pengintai AS tiga kali, kata Kirby, di atas, di bawah dan di samping.

Pada satu titik pesawat itu melakukan manuver "barrel roll" atau berputar untuk menunjukkan persenjataannya.

Laksamana Kirby mengatakan manuver Cina itu "sangat, sangat dekat dan sangat berbahaya."(BBC/bhc/sya)


 
Berita Terkait Cina
 
• Wakil Ketua MPR, Syarief Hasan: Perlu Antisipasi dan Mitigasi Lonjakan Wisatawan Cina
 
• Ketika Negara-negara Eropa Menghadapi Jebakan Utang' China
 
• Pertumbuhan Ekonomi Cina Melambat Akibat Pandemi Corona Hingga Utang
 
• Topan In-fa Melintasi Cina Puluhan Orang Tewas, Shanghai Dilanda Banjir Besar
 
• Tren 'Kaum Rebahan' Melanda Anak-anak Muda China yang Merasa Lelah Budaya Kerja Keras Tapi Gaji Pas-pasan
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]