Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Lingkungan    
 
Kelapa Sawit
Pengusaha Sawit Rambah Ratusan Hektar Hutan Manggrove
Monday 22 Jul 2013 02:06:23

Alat berat atau beco saat melakukan perambahan hutan bakau (manggrove) di desa kuala leuge kecamatan perlak kabupaten Aceh Timur.(Foto: BeritaHUKUM.com/kar)
ACEH, Berita HUKUM - Wilayah konservasi hutan manggrove di Desa Leugeu kecamatan Peureulak Kabupaten Aceh Timur, saat ini sangat memprihatinkan, hampir seluruh Areal Hutan Manggrove (Bakau) di tebas, oknum pengusaha perkebunan Kelapa Sawit.

Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Aceh Timur, di duga ikut terlibat memfasilitasi bantuan alat berat Beco dari Kementerian Kelautan dan Perikanan, sedangkan alat berat Beco bantuan tersebut diperuntukan bagi masyarakat petani Tambak, dan bukan untuk pengusaha perkebunan Kelapa sawit.

Ratusan hektar kawasan hutan Mangrove menjadi lahan Perkebunan Kelapa Sawit, bahkan Kepala desa setempat juga, diduga ikut menjual lahan Maggrove, yang jaraknya hanya lima puluh meter dengan laut (bibir pantai) yang di jual kepada oknum Polisi untuk di tanam sawit.

Sungguh sangat prihatin hutan manggrove dijadikan lahan perkebunan sawit, dan hal tersebut terindikasi sebagai pelanggaran hukum, harus dibawa ke hadapan hukum. Semua pelanggaran hukum yang terjadi harus ditindak tegas sesuai hukum dan ketentuan yang berlaku.

YARA (Yayasan Advokasi Rakyat Aceh), mendesak Menteri kehutanan maupun Pemkab Aceh Timut, untuk menghentikan kegiatan penebangan hutan Mangrove yang dijadikan perkebunan kelapa sawit di lahan manggrove tersebut, atau kawasan hutan lindung, kita berharap agar hutan manggrove bisa di selamatkan dari kepunahan dan kerusakan.(rls/bhc/kar)


 
Berita Terkait Kelapa Sawit
 
Kejagung Periksa Pejabat KLHK Terkait Kasus Korupsi PT Duta Palma
 
Gus Imin Minta DJP Usut Tuntas 9 Juta Hektare Sawit Tak Bayar Pajak
 
Jokowi dan PM Malaysia Sepakat Perangi 'Diskriminasi' Kelapa Sawit, Komitmen Hentikan Deforestasi Patut Dipertanyakan
 
Rugikan Petani Sawit, Larangan Ekspor CPO Harus Segera Dicabut
 
Pemerintah Larang Ekspor CPO, Rudi Hartono: Harga Sawit Anjlok, Petani Jadi Serba Salah
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain
Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak
Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]