Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Aceh
Pengusaha Arab Bangun Masjid di Aceh Timur
Friday 28 Jun 2013 18:13:47

Syech Zamil Thalal Asyi didamping Wakil Bupati Aceh Timur, Syahrul Bin Syama’un saat membuka selubung nama masjid.(Foto: BeritaHUKUM.com/kar)
ACEH, Berita HUKUM - Pengusaha asal Arab Saudi keturunan Aceh, Syech Zamil Thalal Asyi, bangun Masjid Birwalidain, mesjid yang di bangun di Komplek Pondok Pesantren Darussa’adah Cabang Peureulak Barat tepatnya berada di gampong Alue Bu, Kecamatan Peurelak Barat, berarsitekturkan bangunan Masjid Nabawi, Jum'at (28/6).

"Menurut Pimpinan Pondok Pesantren Darussa’adah Cabang Peureulak Tgk.H.Kamaluddin Arbi, pembangunan tersebut, merupakan keinginan Syech Zamil Thalal Asyi, Pengusaha Arab Saudi keturunan Aceh, untuk mendirikan masjid di Aceh.

"Hal tersebut disampaikan Syech Zamil Thalal Asyi saat bertemu dengan Pembina Pusat Darussa’adah Teupin Raya Tgk.H.M.Yahya, “Pembangunan tersebut, merupakan hadiah dari keuntungan yang, saat melakukan pembangunan rehab masjidil haram.

"Kamaluddin berharap masjid yang dihadiahi tersebut tidak hanya diramaikan dengan berbagai kegiatan santri Darussa’adah, diharapkan juga pada seluruh umat islam, ikut memakmurkannya sehingga Masjid tersebut benar-benar bermanfaat, “mari bersama-sama kita makmurkan masjid ini, sehingga apa yang dihadiahi oleh Syech Zamal Thalal Asyi kepada kita tidak sia-sia, ”pinta Tgk.H.Kamaluddin Arbi.

"Syech Thalal Asyi, dalam sambutan peresmian dan penyerahan Masjid Birwalidain yang diterjemahkan Pembina Pusat Ponpes Darussa’adah Teupin Raya Tgk.H.M.Yahya berharap, agar masjid tersebut dapat dijadikan sarana ibadah umat islam di sekitar bangunan masjid, terutama di bulan ramadhan nanti, agar masjid ini menjadi tempat beribadah bagi umat islam terutama bagi masyarakat disekitarnya.

"Setiap shalat lima waktu dilakukan secara berjamaah, apalagi sebentar lagi bulan ramadhan tiba mari kita makmurkan masjid ini dengan kegiatan ibadah, Syech menekankan agar segera dibentuk susunan pengurus masjid agar dapat memelihara, merawat dan menjaga kebersihan serta kenyamanan jamaah selama beribadah di masjid.

"Pada kesempatan tersebut, Syech juga mungumandangkan Adzan waktu shalat Jum’at tiba, dan setelah shalat jum’at berkesempatan mengelilingi masjid dan komplek pesantren tersebut.

"Ikut hadir dalam peresmian masjid tersebut Wakil Bupati Aceh Timur, Syahrul Bin Syama’un, Kasat Binmas Polres Aceh Timur, AKP. Mukhtar, Unsur Muspika Kecamatan Peureulak Barat serta sejumlah pengurus dayah dan balai pengajian dalam Kecamatan tersebut.(bhc/kar)


 
Berita Terkait Aceh
 
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
 
Dapil 1 di Aceh Besar Banda Aceh Tgk. Mustafa Pecah Telor Hantar Wakil PDI-Perjuangan
 
Hina Rakyat Aceh Secara Brutal, Senator Fachrul Razi Kecam Keras Deni Siregar
 
Eks Jubir GAM Yakin Aceh Aman Jelang HUT GAM dan Pemilu 2019
 
Mendagri: Jangan Menyudutkan yang Berkaitan dengan Dana Otsus
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]