Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
HIV / AIDS
Pengidap HIV/Aids di Gorontalo Bertambah 38 Penderita
Friday 03 Jan 2014 18:40:32

Ilustrasi. Lambang Provinsi Gorontalo.(Foto: Istimewa)
GORONTALO, Berita HUKUM - Komisi penanggulangan HIV/Aids Provinsi Gorontalo mencatat ada 38 penderita HIV Aids selang tahun 2013. Total pengidap penyakit mematikan itu di Gorontalo mencapai angka 148 orang. Hal tersebut diutarakan Wakil Gubernur Gorontalo Dr. Idris Rahim saat membuka acara Pembentukan Komunitas Pelajar Peduli HIV/Adis, VCT dan Donor Darah yang digelar Badan Koordinasi Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi bekerjasama dengan KPA Kota Gorontalo, Kamis malam (2/1).

"Angka penderita HIV/Aids di Gorontalo sudah pada level yang menghawatirkan dengan tingkat penyebaran yang relatif cepat. Akhir Oktober 2013 pengidap HIV/Aids ada 139, namun pada Desember meningkat menjadi 148 orang. 69 pengidap HIV dan 79 lainnya pengidap Aids" terang Wagub yang juga menjabat sebagai Ketua KPA HIV/Aids Provinsi Gorontalo.

Selain karena seks bebas dan jarum suntik yang tidak steril, Idris menyebut tingkat penggunaan narkoba di Gorontalo sebagai salah satu penyumbang tertularnya virus mematikan itu.

"Provinsi Gorontalo menjadi daerah peringkat 5 pengguna narkoba terbesar di Indonesia. Kondisi ini turut menyumbang anggka pengidap HIV/Aids di Gorontalo selain seks bebas dan jarum suntik yang tidak steril," imbuhnya.

Wagub mengapresiasi langkah BKOW Provinsi dan KPA Kota Gorontalo yang sudah menggelar pembentukan Pelajar Peduli HIV/Aids, VCT dan Donor Darah. Melalui pembentukan pelajar peduli HIV/Aids wagub berharap agar kedepan upaya pencegahan penularan virus tersebut dapat terus ditekan guna mendukung suksesnya target MDGs 2015.

"Pembentukan pelajar peduli HIV/Aids sejalan dengan target pencegahan sejak dini melalui bangku sekolah. Sebab 35 persen pengidap virus ini berada di usia muda dengan rentan usia 17-35 tahun," beber Wagub.

Sementara itu, Ketua BKOW Provinsi dr. Nurinda Rahim mengungkapkan tujuan pembentukan Pelajar Peduli HIV/Aids ini untuk memberikan edukasi kepada pelajar sekaligus agen pencegah HIV/Aids di kalangan masyarakat khususnya di kalangan pelajar.

"Hari ini juga kami melibatkan anggota DPRD, organisasi wanita, pihak swasta, LSM, mahasiswa dan pelajar untuk bersama sama memberikan kontribusi terhadap upaya menekan tingkat penyebaran HIV/Aids. Kita menggelar penandatangan MoU untuk secara bersama menjadikan virus ini tanggungjawab bersama," jelasnya.

Selain pembentukan Pelajar Peduli HIV/Aids dan penandatangan MoU lintas sektoral, kegiatan ini diwarnai dengan Talkshow dan sosialisasi pencegahan HIV/Aids. Adapula donor darah sukarela dan pemeriksa VCT sampel darah HIV/Aids gratis.(bhc/shs)


 
Berita Terkait HIV / AIDS
 
Menginfeksi 30 Perempuan, WN Italia Positif HIV Divonis Penjara 24 Tahun
 
Cegah Penularan HIV/Aids, Perkuat Pendidikan Agama
 
KNPI DKI Jakarta Gelar Aksi Simpatik Memperingati Hari AIDS Sedunia
 
Kasihan, Bayi Pengidap HIV AIDS Ditelantarkan Orang Tuanya
 
Pengidap HIV/Aids di Gorontalo Bertambah 38 Penderita
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]