Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Gaya Hidup    
 
Media Sosial Facebook
Pengguna Layanan Facebook Messenger Tembus 500 Juta
Tuesday 11 Nov 2014 19:04:41

Ilustrasi.(Foto: Istimewa)
CALIFORNIA, Berita HUKUM - Jejaring sosial raksasa Facebook mengatakan jumlah pengguna layanan kirim pesan mereka mencapai lebih dari 500 juta orang di seluruh dunia.

Perusahaan itu mengatakan jumlah pengguna aplikasi Messenger - yang terpisah dari aplikasi Facebook - meningkat dua kali lipat dari jumlah awal sebanyak 200 juta orang pada bulan April.

Facebook menghadapi sejumlah reaksi setelah mengumumkan akan memaksa para penggunanya untuk mengunduh aplikasi mengirim pesan pribadi ke sejumlah teman melalui layanan utama Facebook.

Sejumlah pengguna mulai didorong untuk mengunduh aplikasi yang diluncurkan pada bulan Juli tahun 2011.
"Messaging adalah bagian yang penting untuk menjaga orang-orang tetap terhubung," kata direktur manajemen produk Facebook Peter Martinazzi dalam sebuah blog pada Kamis.

"Dan kami bersemangat memberikan cara yang lebih cepat dan ekspresif untuk berkomunikasi kepada sejumlah orang sejak diluncurkan tahun 2011."

Facebook baru-baru ini berinvestasi di perusahaan teknologi gaming Chukong Technology yang berasal dari Beijing. Perusahaan ini berfokus pada pengembangan game engine untuk sejumlah platform termasuk mobile. Investasi ini merupakan langkah maju bagi Facebook yang telah digunakan oleh kurang lebih 5.000 game yang berasal dari Google Play Store dan iTunes App Store.

Sementara, pantauan pada pages facebook.com/FacebookIndonesia kini mencapai 165.361.005 likes dengan headernya menampilkan foto panorama Candi Borubudur.(BBC/bhc/sya)


 
Berita Terkait Media Sosial Facebook
 
Wahh, Facebook Ratings 'Jeblok' dan Terancam Didepak dari Play Store
 
Bocor Lagi, 533 Juta Nomor Ponsel dan Informasi Data Pengguna Facebook Dicuri
 
Facebook Didenda Rp70 Triliun terkait Pelanggaran Privasi Data
 
Jelang Hari Pencoblosan, Facebook Luncurkan Fitur Info Kandidat Pemilu 2019
 
AS Gugat Facebook Gara-gara Skandal Cambridge Analytica
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]