Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Pidana    
 
Narkoba
Pengendali 1,6 Kg Sabu dari Lapas Samarinda Dituntut 18 Tahun Penjara
2019-04-12 10:19:03

Terdakwa M Hasan Faturahman, dkk saat setelah diamankan Polisi (31/8/2018) lalu.(Foto: Istimewa)
SAMARINDA, Berita HUKUM - Tersangka M Hasan Faturahman alias Emon Bin Joko Suwarno (27), warga Kecamatan Palaran, Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim), Narapidana (NAPI) Lapas Kelas IIA Samarinda diduga kuat sebagai pengendali peredaran 1,6 kg dituntut Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ridhayani Natsir dengan tuntutan 18 tahun penjara.

Hal tersebut dikatakan Kasi Datun Kejaksaan Negeri Samarinda, Jaksa Suardi sebagai Jaksa pertama dalam perkara tersebut kepada pewarta BeritaHUKUM.com di kantor Kejari Samarinda pada, Selasa (9/4).

Menurut Jaksa Suardi terdakwa Emon pengendali sabu asal Malaysia dalam Lapas Samarinda yang diamankan pihak kepilisian (31/8/2018) lalu dalam persidangan
mengakui mengendalikan peredaran 1,6 kilogram sabu itu, dari Nunukan, saat dia berada di penjara. Telepon selular, jadi alat komunikasinya dari bilik penjara, untuk mengarahkan kurir hingga sampai di Samarinda.

Dalam sidang yang digelar pertengan Maret lalu, JPU meminta kepada Majelis Hakim Pengadilan Negeri Samarinda untuk memutuskan terdakwa Muhammad Hasan Fathurrahman alias Emon bin Joko Suwarno bersalah telah melakukan tindak pidana permufakatan jahat untuk melakukan tanpa hak atau melawan hukum, menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara, dalam jual beli menukar atau menyerahkan narkotika Golongan 1 yang beratnya melebihi 5 gram, sebagaimana diatur dalam dakwaan Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang RI No. 35 Tahun 2009 tentang narkotika tersebut dalam dakwaan kesatu jaksa penuntut umum Jaksa meminta menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Muhammad Hasan Fathurrahman alias Emon bin Joko Sumarno dengan pidana penjara selama 18 tahun penjara.

"Selain dituntut 18 tahun penjara, terdakwa juga di denda sebesar Rp 1 Milyar dengan Subsider 6 bulan penjara," terang Jaksa Ridhayani Natsir didampingi Jaksa Suardi dalam tuntutannya.

Jaksa Suardi juga mengatakan bahwa, tuntutan 18 tahun yang diajukan JPU, oleh majelis hakim dalam amar putusannya dalam sidang yang digelar pada, Rabu (27/4) menjatukan vonis terhadap terdakwa Emon pengendali sabu dalam Lapas Samarinda sesasi tuntutan JPU yaitu 18 tahun penjara dan denda Rp 1 Milyar, Subsider 6 bulan penjara.

"Putusan Majelis Hakim PN Samarinda sama dengan tuntutan Jaksa, 18 tahun penjara dan denda Rp 1 Milyar dan Subsider 6 bulan penjara," ujar Jaksa Suardi.(bh/gaj)


 
Berita Terkait Narkoba
 
• Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
 
• Nasib akhir AKP Deky Jonatan bekingi bandar narkoba besar demi naik jabatan, dipecat dari polisi
 
• BNNP Kaltim Gagalkan Peredaran 1,5 Kg Sabu di Samarinda dan Balikpapan
 
• 2 Pekan Tim Hyena Polresta Samarinda Menangkap 10 Tersangka dengan 2,5 Kg Sabu
 
• Nelayan Batam Minta Ganti Rugi Sebesar Rp 686,7 Miliar kepada Pemilik dan Nahkoda Kapal MT Arman 114 atas Perkara Pencemaran Laut
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]