Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Taiwan
Pengembang Gedung Ambruk di Taiwan Ditangkap Polisi
2016-02-10 03:42:33

Ada kaleng minyak goreng yang ditemukan di dalam tembok yang ambruk.(Foto: Istimewa)
TAIWAN, Berita HUKUM - Kepolisian Taiwan sudah menangkap pihak pembangun gedung yang ambruk di kota Tainan saat gempa bumi, yang menyebabkan tewasnya 37 orang.

Lin Ming-hui terlibat dalam pembangunan gedung tempat tinggal berlantai 17 tersebut walau perusahaannya kini sudah tutup.

Seorang perwira polisi, seperti dikutip kantor berita AFP, mengatakan Lin dan dua karyawannya dibawa ke kantor kejaksaan setempat, Selasa 9 Februari.

Pertanyaan atas kualitas pembangunan gedung mengemuka setelah gempa bumi 6,4 SR pada, Sabtu (6/2) lalu merubuhkan gedung dan sebuah kaleng minyak goreng ditemukan di dalam rongga dinding yang ambruk.

Diduga kaleng minyak goreng itu digunakan untuk mengisi rangka tembok gedung dan laporan-laporan menyebutkan juga ditemukan busa di dalam rongga tembok.
Gedung tersebut merupakan satu-satunya gedung tinggi yang ambruk ketika gempa bumi melanda Tainan.

Seorang perwira polisi, seperti dikutip kantor berita AFP, mengatakan Lin Ming-hui dan dua karyawannya dibawa ke kantor kejaksaan setempat, Selasa 9 Februari.

Petugas penyelamat masih terus berupaya mencari korban yang mungkin selamat di balik puing-puing dengan 100 korban masih dinyatakan hilang.

Sementara, Para pejabat mengatakan sudah 310 orang yang diselamatkan dari puing-puing bangunan, dengan 100 di antaranya dilarikan ke rumah sakit.

Kompleks apartemen berlantai 17 Weiguan Jinlong (Naga Emas), rubuh saat gempa melanda sebelum Sabtu 04:00 waktu setempat (Minggu, 02:00 WIB), saat Taiwan justru mulai merayakan Tahun Baru Imlek 2567.(BBC/bh/sya)


 
Berita Terkait Taiwan
 
• Hubungan China dan Taiwan Tak Kondusif, Legislator Minta Pemerintah Lindungi WNI di Taiwan
 
• Konflik China-Taiwan Memanas setelah Sejumlah Diplomat Baku Hantam di Fiji
 
• Pengembang Gedung Ambruk di Taiwan Ditangkap Polisi
 
• Ledakan di Taman Hiburan Taiwan, Ratusan Orang Terluka
 
• Ledakan Gas di Taiwan, 22 Tewas
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]