Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Narkoba
Pengedar Narkoba Melawan Petugas Tewas di Dor
2016-08-21 03:23:25

Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat AKBP Suhermanto, Sabtu (20/8) saat jumpa pers dengan dengan barang bukti 20 Kg Sabu dikemas dalam 20 bungkus plastik.(Foto: BH /as)
JAKARTA, Berita HUKUM - Polisi menembak pengedar narkoba Lee Keng Wah warga negara Malaysia, karena melawan petugas. Timah panas Satuan Reserse Narkoba menembus dada Lee Keng Wah, sehingga akhirnya tersangka menghembuskan nafas terakhir.

Lee Keng Wah ditangkap saat melakukan transaksi bersama rekannya ?Sardiyanto alias Yangke dengan barang bukti 20 kilogram sabu yang dikemas dalam 20 bungkus plastik dengan berat tiap kemasan 1 kg di kawasan Mal Of Indonesia (MOI), Kelapa Gading, Jakarta Utara, Sabtu (20/8) dini hari.

Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Suhermanto mengatakan tim khusus satuan narkoba mengungkap jaringan sindikat Pak Ci sebagai otak pelaku jaringan di dalam Lembaga Pemasyarakatan (LP) Karawang, LP Salemba, LP Bulak Kapal, dan LP Gunung Sindur.

"Dia ini sebagai pengendali, dia yang mengatur peredaran, dia juga melakukan transaksi," kata Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat AKBP Suhermanto, Sabtu (20/8).

Suhermanto menuturkan, jaringan Lee yang bernama kelompok Pak Ci ini memasok sabu dan ekstasi dari Malaysia ke Aceh melalui kapal laut yang dikemas dalam bungkus teh China.

Selain Jakarta, Lee juga menjual narkoba ke sindikat yang ada di Medan dan Surabaya. Lee juga memiliki rekan sesama WNA Malaysia yang kini masuk dalam daftar pencarian orang.

"Sembilan tersangka yang kami tangkap itu semua berhubungan dengan Lee, dari konsumen paling bawah sampai paling tinggi si Lee ini," ujar Suhermanto.

Karena Melawan Petugas, Lee di Dor

Peristiwa penembakan terjadi saat anggota melakukan pengembangan dan membawa tersangka Lee Keng Wah ke Hotel Cabin Kelapa Gading tempat tinggal mereka untuk digeledah, kemudian dibawa ke Bekasi untuk menunjukkan tersangka lainnya.

?Saat di tengah perjalanan Jalan Ahmad Yani (By Pass), Rawamangun, Jakarta Timur sekitar pukul 03.00 WIB dini hari, tersangka Lew Keng Wah memohon turun karena ingin buang air kecil. Tiba-tiba tersangka berusaha merebut senjata petugas dan mengakibatkan perkelahian.

Hingga terdengar suara letusan senjata milik petugas hingga mengenai kaca mobil bagian depan. Anggota lainnya kemu?dian membantu mengamankan tersangka dan melakukan tembakan peringatan ke udara.

Namun karena pelaku tetap melawan, anggota menembak tersangka pada bagian dada?. Tersangka meninggal dunia saat hendak dibawa ke RS Polri Kramat Jati?.(bh/as)


 
Berita Terkait Narkoba
 
Nasib akhir AKP Deky Jonatan bekingi bandar narkoba besar demi naik jabatan, dipecat dari polisi
 
BNNP Kaltim Gagalkan Peredaran 1,5 Kg Sabu di Samarinda dan Balikpapan
 
2 Pekan Tim Hyena Polresta Samarinda Menangkap 10 Tersangka dengan 2,5 Kg Sabu
 
Nelayan Batam Minta Ganti Rugi Sebesar Rp 686,7 Miliar kepada Pemilik dan Nahkoda Kapal MT Arman 114 atas Perkara Pencemaran Laut
 
5 Oknum Anggota Polri Ditangkap di Depok, Diduga Konsumsi Sabu
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya
Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]