Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Pidana    
 
Narkoba
Pengedar Narkoba Divonis Setahun
Saturday 29 Sep 2012 10:14:15

Pengadilan Negeri Surabaya (Foto: Ist)
SURABAYA, Berita HUKUM - Agung Prambodo, terdakwa pengedar narkoba oleh Majelis Hakim divonis setahun penjara. Padahal, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut terdakwa selama 5 tahun penjara.

"Terdakwa dijatuhi hukuman penjara selama satu tahun penjara”, kata Ery Mustianto, Ketua Majelis Hakim saat membacakan amar putusan di Pengadilan Negeri Surabaya, Rabu (26/9).

Majelis Hakim berdalih dalam pertimbangan putusanya, bahwa terdakwa tidak terbukti sebagai pengedar. “Setelah memperhatikan fakta - fakta persidangan, terdakwa tidak terbukti sebagai pengedar, tapi hanya sebagai pemakai berdasarkan hasil tes urine yang dilakukan oleh penyidik,” tandasnya.

Putusan itu jauh lebih ringan dari tuntutan JPU, Siti Nurhadiasih yang menuntut terdakwa selama 5 tahun.

Dalam tuntutanya, JPU menjerat terdakwa dengan pasal 112 ayat (1) Jo. pasal 132 ayat (1) jo pasal 132 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009. Putusan yang sangat ringan bagi terdakwa membuat JPU dalam perkara tersebut kecewa. “Saya kecewa dengan putusan hakim yang hanya memvonmis 1 tahun penjara”, ujarnya.

Menyikapi putusan tersebut, JPU akan melakukan upaya hukum banding. “Saya akan banding, masak di tuntut 5 tahun malah divonis 1 tahun”, kata JPU.

Dalam nota dakwaan, terdakwa Agung Primodo, ditangkap polisi lantaran menjadi pengedar narkoba jenis sabu. Ketika ditangkap, petugas kepolisian berhasil mengamankan barang bukti sabu - sabu dari tangan terdakwa seberat 0,38 gram. Setelah itu petugas juga melakukan tes urine kepada terdakwa dan terbukti positif mengkonsumsi narkoba.(sm/kjs/bhc/rby)


 
Berita Terkait Narkoba
 
• Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
 
• Nasib akhir AKP Deky Jonatan bekingi bandar narkoba besar demi naik jabatan, dipecat dari polisi
 
• BNNP Kaltim Gagalkan Peredaran 1,5 Kg Sabu di Samarinda dan Balikpapan
 
• 2 Pekan Tim Hyena Polresta Samarinda Menangkap 10 Tersangka dengan 2,5 Kg Sabu
 
• Nelayan Batam Minta Ganti Rugi Sebesar Rp 686,7 Miliar kepada Pemilik dan Nahkoda Kapal MT Arman 114 atas Perkara Pencemaran Laut
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]